Bank Indonesia (BI) bersama Bank Sentral Uni Emirat Arab (Central Bank of the United Arab Emirates/CBUAE) resmi memulai fase uji coba interkoneksi sistem pembayaran lintas batas berbasis Quick Response Code (QRIS Cross-Border) yang menghubungkan ekosistem pembayaran digital kedua negara sahabat.
Melalui kerja sama terobosan ini, jutaan warga negara Indonesia yang melakukan ibadah umrah, perjalanan transit, maupun kunjungan bisnis di kawasan Uni Emirat Arab dapat melakukan pembayaran secara instan di merchant lokal cukup dengan memindai kode QR melalui aplikasi perbankan atau dompet digital berlogo QRIS yang terinstal di ponsel pintar.
“Inisiatif ini merupakan lompatan besar diplomasi sistem pembayaran internasional kita di kawasan Timur Tengah. Transaksi diproses secara langsung dengan konversi kurs kuotasi langsung antara Rupiah dan Dirham tanpa melalui perantaraan mata uang dolar AS,” terang pejabat Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI.
Efisiensi Transaksi Ritel dan Penguatan Kerangka LCS
Skema interkoneksi ini bertumpu pada kerangka kerja sama penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal masing-masing (Local Currency Settlement/LCS). Mekanisme ini secara efektif memangkas beban biaya komisi ganda valas (foreign exchange spread) yang selama ini membebani wisatawan dan jamaah Indonesia saat berbelanja di luar negeri.
Sebaliknya, turis dan investor asal Uni Emirat Arab yang berkunjung ke Jakarta, Bali, atau destinasi wisata prioritas lainnya di Indonesia dapat memindai QRIS di jutaan pedagang UMKM menggunakan aplikasi perbankan asal negara mereka dengan kemudahan yang setara.
Konektivitas pembayaran lintas batas adalah jembatan ekonomi riil yang mempererat hubungan perdagangan, pariwisata, dan persahabatan antar-bangsa.
Setelah evaluasi fase uji coba teknis selama 60 hari ke depan dinyatakan tuntas, sistem pembayaran terpadu ini dijadwalkan meluncur secara komersial penuh melayani jutaan pengguna kedua negara.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.