PASAR LIVE
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
SUB-KANAL RESMI Kanal Ekonomi

Makro & Fiskal

APBN, insentif pajak & pertumbuhan ekonomi

TELAAH INTELIJEN AI WARTA
Sintesis Otomatis • 4 Liputan Terverifikasi

Poin strategis dan dinamika kebijakan terkini pada sub-kanal Makro & Fiskal:

  • › Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility 5,00 persen, dan Lending Facility 6,50 persen.
  • › Stabilitas nilai tukar Rupiah menjadi prioritas utama guna memitigasi tekanan ketidakpastian pasar finansial global.
  • › Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) diproyeksikan tetap terjaga aman dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen hingga akhir tahun 2026.
|Ekonomi· 4 mnt

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen Demi Jangkar Stabilitas Rupiah

Keputusan bank sentral mempertegas sikap pro-stability di tengah fluktuasi imbal hasil obligasi global dan dinamika arah kebijakan suku bunga The Fed.

LIPUTAN TERKAIT MAKRO & FISKAL