PASAR LIVE
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%

Satelit Nusantara Tiga Capai Slot Orbit 113 Bujur Timur: Siap Perluas Pita Lebar Internet 3T

Wahana antariksa telekomunikasi berkapasitas 150 Gbps berhasil menyelesaikan fase manuver orbit geosinkron untuk menghubungkan 50.000 titik fasilitas publik di wilayah terpencil.

Wahana antariksa telekomunikasi generasi terbaru Republik Indonesia, Satelit Nusantara Tiga, resmi menyelesaikan seluruh tahapan manuver penyesuaian orbit dan berhasil mengunci posisi stasioner di slot 113 derajat Bujur Timur tepat di atas garis khatulistiwa khatulistiwa nusantara.

Keberhasilan manuver apogee kick motor ini diverifikasi langsung oleh stasiun pengendali bumi primer di Cikarang, Jawa Barat, dan stasiun cadangan di Banjarmasin. Satelit berbobot 4,5 ton ini mengusung teknologi muatan pita lebar sangat tinggi (Very High Throughput Satellite/VHTS) dengan kapasitas agregat mencapai 150 gigabit per detik (Gbps).

“Capaian ini adalah langkah monumental dalam meruntuhkan kesenjangan digital antarwilayah. Seluruh pulau terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang tidak terjangkau kabel serat optik bawah laut kini terhubung langsung ke jalan tol informasi antariksa nasional,” jelas otoritas telekomunikasi satelit dalam rilis resmi.

Penyediaan Pita Lebar Fasilitas Publik dan Uji Muatan Ka-Band

Melalui konfigurasi 84 titik pancaran sinyal (spot beams) terfokus, satelit ini disiapkan menghubungkan lebih dari 50.000 titik layanan masyarakat, mencakup sekolah dasar dan menengah di pedalaman Papua, puskesmas kepulauan Maluku, hingga pos komando pengamanan perbatasan di Kalimantan Utara.

Fase uji coba muatan radio (in-orbit testing) frekuensi Ka-band akan berlangsung selama 30 hari ke depan untuk memastikan keandalan modul repeater, peredam interferensi sinyal atmosfer, dan efisiensi panel surya gallium arsenide yang terbentang sepanjang 28 meter di ruang hampa.

Kemandirian infrastruktur antariksa adalah syarat mutlak kedaulatan informasi dan pemerataan hak digital seluruh rakyat Indonesia.

Dengan beroperasinya wahana ini, kapasitas total pita lebar satelit milik negara melonjak drastis, menjadikannya tulang punggung konektivitas pita lebar terkuat di kawasan Asia Tenggara.

Topik:
#Satelit Nusantara#Telekomunikasi#Internet 3T#Komdigi#Orbit Geosinkron#Infrastruktur Digital
Transparansi Editorial WARTA

Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.

Komentar Pembaca

0

Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.

Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda

Diskusi Pembaca Terverifikasi