Wahana antariksa telekomunikasi generasi terbaru Republik Indonesia, Satelit Nusantara Tiga, resmi menyelesaikan seluruh tahapan manuver penyesuaian orbit dan berhasil mengunci posisi stasioner di slot 113 derajat Bujur Timur tepat di atas garis khatulistiwa khatulistiwa nusantara.
Keberhasilan manuver apogee kick motor ini diverifikasi langsung oleh stasiun pengendali bumi primer di Cikarang, Jawa Barat, dan stasiun cadangan di Banjarmasin. Satelit berbobot 4,5 ton ini mengusung teknologi muatan pita lebar sangat tinggi (Very High Throughput Satellite/VHTS) dengan kapasitas agregat mencapai 150 gigabit per detik (Gbps).
“Capaian ini adalah langkah monumental dalam meruntuhkan kesenjangan digital antarwilayah. Seluruh pulau terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang tidak terjangkau kabel serat optik bawah laut kini terhubung langsung ke jalan tol informasi antariksa nasional,” jelas otoritas telekomunikasi satelit dalam rilis resmi.
Penyediaan Pita Lebar Fasilitas Publik dan Uji Muatan Ka-Band
Melalui konfigurasi 84 titik pancaran sinyal (spot beams) terfokus, satelit ini disiapkan menghubungkan lebih dari 50.000 titik layanan masyarakat, mencakup sekolah dasar dan menengah di pedalaman Papua, puskesmas kepulauan Maluku, hingga pos komando pengamanan perbatasan di Kalimantan Utara.
Fase uji coba muatan radio (in-orbit testing) frekuensi Ka-band akan berlangsung selama 30 hari ke depan untuk memastikan keandalan modul repeater, peredam interferensi sinyal atmosfer, dan efisiensi panel surya gallium arsenide yang terbentang sepanjang 28 meter di ruang hampa.
Kemandirian infrastruktur antariksa adalah syarat mutlak kedaulatan informasi dan pemerataan hak digital seluruh rakyat Indonesia.
Dengan beroperasinya wahana ini, kapasitas total pita lebar satelit milik negara melonjak drastis, menjadikannya tulang punggung konektivitas pita lebar terkuat di kawasan Asia Tenggara.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.