Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi mengoperasikan koridor komersial perdana angkutan massal bus listrik otonom (Autonomous Electric Shuttle) yang melayani rute melingkar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Penajam Paser Utara.
Shuttle bus berkapasitas 24 penumpang ini beroperasi pada tingkat kemandirian kemudi Level 4, di mana kendaraan mengendalikan seluruh navigasi lintasan, pengereman, akselerasi, serta interaksi marka jalan secara mandiri tanpa memerlukan pengemudi manusia di balik setir.
“Layanan bus otonom ini bukan sekadar pameran teknologi, melainkan tulang punggung mobilitas warga dan aparatur negara di IKN. Seluruh sistem terhubung langsung dengan pusat kendali terpadu Smart City Command Center,” jelas Deputi Transformasi Hijau dan Digital OIKN.
Jaringan Komunikasi Cerdas V2X dan Sensor LiDAR
Keandalan navigasi bus ditopang oleh teknologi *Vehicle-to-Everything* (V2X) yang saling bertukar data telemetri dengan rambu lalu lintas pintar, penyeberangan pejalan kaki, dan sensor cuaca menggunakan spektrum 5G privat berlatensi rendah di bawah 3 milidetik.
Kombinasi sensor optik resolusi tinggi dan pemindai LiDAR solid-state 360 derajat memastikan bus mampu mendeteksi keberadaan objek bergerak sejauh 200 meter di depan kendaraan, bahkan dalam kondisi hujan lebat tropis atau kabut tebal dini hari.
Nusantara dibangun sebagai etalase kota cerdas masa depan di mana teknologi mutakhir dan kelestarian alam hutan hujan berpadu selaras.
Masyarakat umum dan aparatur sipil negara dapat memanfaatkan layanan antar-jemput ini secara gratis dengan melakukan pemesanan kursi dinamis melalui modul transportasi pada aplikasi Smart Nusantara SuperApp.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.