PASAR LIVE
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%

Kementerian Komdigi Resmikan Kampus Pusat Data AI Ramah Lingkungan 120 MW di Nongsa Batam

Fasilitas komputasi awan hiperskala berpendingin cairan langsung tersambung 8 sistem kabel laut optik internasional, memperkuat kedaulatan data dan AI regional.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi meresmikan pengoperasian Kampus Pusat Data Hiperskala Berkelanjutan (Green Hyperscale AI Data Center) berkapasitas 120 Megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park, Batam, Kepulauan Riau.

Kompleks komputasi mutakhir seluas 20 hektare ini didesain khusus untuk melayani pemrosesan kecerdasan buatan generatif, komputasi kinerja tinggi (High-Performance Computing), serta penyimpanan arsip komputasi awan berdaulat bagi korporasi dan institusi publik di Asia Tenggara.

“Batam kini resmi bertransformasi menjadi koridor komputasi AI terdepan di kawasan ASEAN. Letak geografis Nongsa yang berbatasan langsung dengan perlintasan selat internasional memberikan latensi transmisi sangat rendah di bawah dua milidetik menuju sentra keuangan regional,” tegas Menteri Komdigi dalam pidato peresmian.

Pendinginan Cairan Ramah Lingkungan dan Sertifikasi Hijau

Menjawab tantangan konsumsi energi raksasa dari klaster cip pemroses AI modern, pusat data ini mengadopsi teknologi pendinginan celup cairan (Direct-to-Chip Liquid Cooling) terintegrasi. Metode ini memangkas penggunaan daya pendingin udara konvensional hingga 40 persen, mencatatkan rasio efektivitas pemakaian daya (Power Usage Effectiveness/PUE) sebesar 1,12.

Pasokan listrik fasilitas disokong langsung oleh bauran energi hijau yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di waduk penampungan air Batam serta sertifikat energi terbarukan (REC) bersertifikasi internasional.

Pusat data berkapasitas masif adalah fondasi mutlak agar Indonesia mandiri dalam mengembangkan kedaulatan model kecerdasan buatan sendiri.

Fasilitas ini juga terhubung langsung dengan stasiun pendaratan delapan sistem kabel laut optik (SKKL) lintas samudra, menjamin ketersediaan bandwidth transmisi data yang andal dan aman dari potensi titik tunggal kegagalan jaringan.

Topik:
#Komdigi#Pusat Data AI#Nongsa Batam#Kecerdasan Buatan#Kabel Laut#Transformasi Digital
Transparansi Editorial WARTA

Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.

Komentar Pembaca

0

Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.

Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda

Diskusi Pembaca Terverifikasi