Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara resmi mengoperasikan penuh Bendungan Lau Simeme yang berlokasi di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.
Proyek strategis nasional yang membendung aliran Sungai Percut dan Sungai Serdang ini memiliki kapasitas tampung total sebesar 21,07 juta meter kubik air, menjadikannya benteng pengendali tata air utama bagi kawasan aglomerasi Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang).
“Peresmian Bendungan Lau Simeme merupakan jawaban tuntas atas tantangan banjir musiman yang kerap menggenangi pusat kota Medan. Bendungan ini memotong puncak banjir secara signifikan sebelum air meluap ke hilir pemukiman padat,” terang Menteri PUPR saat pembukaan pintu pelimpah air (spillway).
Reduksi Banjir Hulu-Hilir dan Pasokan Air Baku 3.000 L/Detik
Dengan tinggi konstruksi mencapai 69,5 meter dan panjang puncak 205 meter, struktur bendungan dirancang mampu mereduksi debit limpasan air bah hingga 68,17 meter kubik per detik atau setara penurunan risiko genangan banjir sebesar 68 persen di Daerah Aliran Sungai (DAS) Percut dan Deli.
Selain mitigasi bencana hidrometeorologi, bendungan ini menyuplai air baku berkapasitas 3.000 liter per detik bagi PDAM Tirtanadi untuk mencukupi kebutuhan air bersih ratusan ribu rumah tangga, sekaligus membuka peluang pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM) ramah lingkungan sebesar 2,89 MW.
Pembangunan bendungan multifungsi adalah investasi jangka panjang dalam menjaga keselamatan ruang hidup warga sekaligus menjamin ketersediaan pangan berkelanjutan.
Danau waduk buatan seluas 125 hektare yang berlatar lanskap perbukitan hijau tropis Bukit Barisan ini juga disiapkan sebagai destinasi wisata konservasi air terpadu yang dikelola bersama masyarakat lokal.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.