Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan Dermaga Eksekutif 2 di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, guna mengurai simpul kepadatan arus barang dan penumpang antar-pulau.
Penambahan fasilitas dermaga mutakhir ini menjadi solusi komprehensif dalam memperlancar jalur nadi transportasi penyeberangan tersibuk di Indonesia yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra melalui Selat Sunda.
“Konektivitas Merak-Bakauheni adalah urat nadi rantai pasok ekonomi nasional. Dengan operasional Dermaga Eksekutif 2 yang terintegrasi di kedua sisi pelabuhan, kapasitas angkut harian melonjak hingga 35 persen,” papar Menteri Perhubungan saat meninjau uji sandar kapal feri.
Jembatan Rampa Dua Tingkat dan Penimbangan Dinamis Tanpa Antre
Dermaga baru ini dilengkapi teknologi *Double-Decker Movable Bridge* berpemandu hidrolis presisi tinggi. Desain ini memungkinkan kendaraan pribadi dan bus masuk melalui rampa dek atas, sementara truk logistik berat masuk secara bersamaan melalui rampa dek bawah, memangkas durasi muat kapal secara drastis.
Selain infrastruktur fisik, pelabuhan menerapkan sistem pemindaian dimensi dan timbangan otomatis bergerak (Weigh-in-Motion/WIM) terhubung aplikasi Ferizy. Kendaraan yang melebihi batas muatan (ODOL) terdeteksi otomatis di gerbang masuk tanpa menghentikan laju kendaraan lain, mencegah risiko kecelakaan di lambung kapal.
Kelancaran penyeberangan Selat Sunda adalah fondasi penting dalam menekan disparitas harga barang komoditas kebutuhan pokok antar-wilayah.
ASDP menargetkan penambahan jadwal pelayaran ekspres berkecepatan tinggi dapat melayani hingga 72 trip penyeberangan per hari pada masa libur akhir tahun mendatang.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.