PASAR LIVE
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%

IDECS 2026 Resmi Dibuka di Kuching: Sarawak Luncurkan Chip Semikonduktor Daya 'keteq.GaN' dan Peta Jalan Keamanan Siber 2030

Konferensi Ekonomi Digital Internasional Sarawak ke-9 (IDECS 2026) dibuka oleh Premier Abang Johari di BCCK. Momentum ini ditandai peresmian chip Gallium Nitride pertama desain lokal, strategi keamanan siber terpadu, dan percepatan pasokan energi hijau untuk koridor AI regional.

Lanskap transformasi teknologi di kawasan Asia Tenggara mencatatkan tonggak sejarah baru saat Pemerintah Negara Bagian Sarawak secara resmi menyelenggarakan pembukaan Konferensi Ekonomi Digital Internasional Sarawak ke-9 (International Digital Economy Conference Sarawak / IDECS) 2026 di Borneo Convention Centre Kuching (BCCK), Kuching, Sarawak, Malaysia, Senin (5/10/2026). Mengusung tema visioner “Scaling Innovation Ecosystems for a Borderless Economy: Earth, Orbit and Beyond”, konferensi bergengsi tingkat dunia ini dihadiri ribuan delegasi dari kalangan pemimpin pemerintahan regional, pakar kecerdasan buatan global, inovator industri semikonduktor, akademisi terkemuka, hingga pelaku modal ventura internasional.

Pembukaan gelaran akbar tersebut diresmikan langsung oleh Premier Sarawak, Datuk Patinggi Tan Sri (Dr) Abang Abdul Rahman Zohari Tun Datuk Abang Openg (Abang Johari). Dalam pidato pembukaannya, Abang Johari menegaskan ambisi strategis Sarawak untuk tidak sekadar berperan sebagai konsumen teknologi, melainkan bertransformasi menjadi pusat inovasi berdaulat, penghasil hak kekayaan intelektual (IP), serta lokomotif ekonomi bernilai tambah tinggi di koridor Borneo dan ASEAN.

Lompatan Bersejarah: Peluncuran Chip Semikonduktor Daya 'keteq.GaN'

Puncak agenda pembukaan IDECS 2026 ditandai dengan seremoni peluncuran terobosan teknologi termutakhir berupa chip semikonduktor daya Gallium Nitride (GaN) pertama yang sepenuhnya didesain di dalam negeri, bernama keteq.GaN. Chip mutakhir ini dikembangkan oleh anak usaha pemerintah negara bagian, Sarawak Microelectronics Design (SMD) Semiconductor Sdn Bhd, bekerja sama dengan mitra teknologi global, dengan membawa moto resmi “Designed in Sarawak, Built for the World”.

Kehadiran keteq.GaN menempatkan Sarawak pada peta rantai pasok semikonduktor global lapis pertama. Berbeda dengan semikonduktor silikon konvensional, teknologi GaN menawarkan konduktivitas listrik jauh lebih tinggi, tahan terhadap panas ekstrem, dan memiliki efisiensi konversi energi hingga lebih dari 98 persen. Modul daya ini dirancang khusus untuk memenuhi lonjakan kebutuhan infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI supercomputing cluster), sistem penyimpanan energi baterai skala gigawatt (BESS), inverter energi terbarukan, trafo solid-state generasi baru, serta konverter kendaraan listrik masa depan.

“Peluncuran keteq.GaN adalah bukti nyata bahwa talenta lokal kita mampu merancang komponen teknologi paling canggih yang dibutuhkan peradaban modern. Kami beralih dari sekadar perakitan dasar menuju penguasaan rancang bangun semikonduktor bernilai tinggi. Ini adalah jantung dari Peta Jalan Semikonduktor Sarawak 2030,” ujar Premier Abang Johari disambut tepuk tangan meriah para hadirin di ruang auditorium utama BCCK.

Peta Jalan Keamanan Siber 2030 dan Tata Kelola Digital

Selain lompatan di sektor perangkat keras, Pemerintah Sarawak melalui Sarawak Multimedia Authority (SMA) dan Sarawak Digital Economy Corporation (SDEC) juga meluncurkan dokumen strategis Sarawak Cybersecurity Strategy Roadmap 2030. Peta jalan ini dirumuskan guna membentengi seluruh infrastruktur informasi vital (IIV), jaringan energi pintar, serta data publik dari eskalasi ancaman siber lintas batas di era AI agentik.

Langkah proteksi data tersebut diperkuat dengan integrasi sistem identitas digital tunggal Sarawak Pass dengan platform identitas nasional Malaysia, MyDigital ID. Sinergi ini memastikan interoperabilitas layanan publik digital, kemudahan verifikasi administratif warga, serta perlindungan privasi berbasis enkripsi mutakhir.

Sarawak tidak sekadar membangun ekonomi digital di atas kertas, melainkan menyokongnya dengan rancang bangun cip semikonduktor mandiri, benteng pertahanan siber teruji, dan pasokan energi bersih terbarukan yang berkelanjutan.

Keunggulan Energi Hijau dan Sinergi Koridor Borneo-ASEAN

Sorotan penting lain dalam diskusi panel IDECS 2026 adalah korelasi krusial antara ledakan komputasi kecerdasan buatan dengan konsumsi listrik. Pusat data modern dan kluster fabrikasi mikroelektronika menuntut pasokan energi tanpa henti dalam skala masif. Dalam konteks inilah Sarawak memamerkan keunggulan kompetitif utamanya sebagai lumbung energi hijau Asia Tenggara, berkat limpahan daya hidroelektrik terbarukan dan fasilitas percontohan hidrogen hijau.

Bagi kawasan regional, lompatan Sarawak menjadi katalis positif bagi integrasi ekonomi lintas batas di Pulau Kalimantan. Dengan kedekatan geografis langsung terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN) di Indonesia dan Brunei Darussalam di kerangka BIMP-EAGA, kolaborasi rantai pasok teknologi, koridor serat optik bawah laut, serta interkoneksi jaringan listrik hijau diyakini akan mewujudkan pulau Borneo sebagai episentrum baru kemajuan teknologi berkelanjutan di belahan bumi selatan.

Rangkaian konferensi IDECS 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 6 Oktober 2026, menghadirkan puluhan sesi pleno berbobot, pameran inovasi teknologi masa depan, serta pengumuman Sarawak sebagai tuan rumah perhelatan akbar World Innovation, Technology and Services Alliance (WITSA) Global AI Index Summit pada tahun 2027 mendatang.

Topik:
#IDECS 2026#Sarawak#Malaysia#Semikonduktor#keteq.GaN#Ekonomi Digital#Kecerdasan Buatan#Energi Hijau#ASEAN
Transparansi Editorial WARTA

Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.

Komentar Pembaca

0

Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.

Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda

Diskusi Pembaca Terverifikasi