PASAR LIVE
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%

Bulog Perluas Jaringan Kemitraan Ritel Modern dan Amankan Stok Cadangan Beras Pemerintah 2,1 Juta Ton

Perum Bulog memastikan ketersediaan pasokan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) tercukupi hingga awal musim panen 2027, didukung serapan gabah petani lokal yang optimal.

Perum Bulog memastikan ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi prima dengan posisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang-gudang logistik terpadu di seluruh Indonesia menembus angka 2,1 juta ton. Kuantitas stok ini merupakan salah satu pencapaian tertinggi dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Kecukupan cadangan beras tersebut diraih melalui kombinasi optimalisasi penyerapan gabah dan beras hasil panen petani domestik sepanjang musim gadu, serta pengelolaan pengadaan komersial yang disiplin. Langkah ini sekaligus membentengi pasar domestik dari fluktuasi harga komoditas serealia internasional.

“Stok 2,1 juta ton ini sangat aman untuk memenuhi kebutuhan intervensi stabilisasi harga beras hingga memasuki panen raya tahun depan. Masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Direktur Utama Bulog saat inspeksi gudang di Jawa Timur.

Ekspansi Saluran Distribusi ke Ritel Modern

Guna memastikan pemerataan akses konsumen, Bulog memperluas kanal distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Jika sebelumnya beras subsidi ini dominan beredar di pasar-pasar induk dan kios tradisional, kini pasokan dialirkan langsung ke jaringan ritel modern nasional, koperasi instansi, dan toko mitra pangan pedesaan.

Skema digitalisasi pemantauan stok berbasis sistem barcode terintegrasi diterapkan pada setiap kemasan 5 kilogram. Sistem ini mencegah penimbunan spekulatif serta memastikan beras program pemerintah tersebut sampai langsung ke tangan rumah tangga konsumen akhir sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Keandalan manajemen rantai pasok Bulog menjadi benteng utama menjaga stabilitas inflasi pangan bergejolak (volatile food) di seluruh wilayah nusantara.

Bersamaan dengan itu, Bulog terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan pemerintah daerah di kawasan padat penduduk untuk menjaga daya beli kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Topik:
#Bulog#Ketahanan Pangan#Beras SPHP#Pertanian#Harga Pangan#Ekonomi Domestik
Transparansi Editorial WARTA

Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.

Komentar Pembaca

0

Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.

Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda

Diskusi Pembaca Terverifikasi