Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi memulai operasional penuh Fasilitas Observatorium Radio Astronomi dan Stasiun Pelacak Satelit Terpadu yang berlokasi di tanjung pesisir Pulau Biak, Papua.
Instalasi riset astronomi tercanggih di kawasan Pasifik barat daya ini dilengkapi piringan antena parabola berdiameter 32 meter dengan receiver berdaya sensitivitas tinggi yang mampu menangkap sinyal radio kosmik hingga frekuensi 22 GHz.
“Lokasi Pulau Biak tepat di bibir ekuator memberikan keunggulan astronomis istimewa. Antena ini memiliki jendela pandang langsung ke seluruh satelit di busur khatulistiwa serta mampu menangkap objek antariksa di belahan langit utara maupun selatan secara simetris,” papar Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN.
Jaringan Geodesi dan Pemantauan Laut Dalam
Selain memperkuat pengamatan fenomena astrofisika dan pulsar, observatorium ini tergabung ke dalam jaringan global *Very Long Baseline Interferometry* (VLBI). Kolaborasi instrumen antar-benua ini memungkinkan pengukuran pergerakan lempeng tektonik mikro di zona subduksi Pasifik dengan ketelitian sub-milimeter.
Stasiun pengendali darat di Biak juga difungsikan sebagai pos komando penerima data *downlink* langsung dari konstelasi satelit penginderaan jauh Indonesia, memotong jeda waktu penyampaian informasi citra darurat saat terjadi siklon tropis atau anomali cuaca maritim di laut lepas.
Kedaulatan sains antariksa di timur nusantara membuktikan komitmen Indonesia sebagai bangsa bahari yang merengkuh kemajuan teknologi masa depan.
Fasilitas ini juga membuka laboratorium magang riset bagi talenta muda universitas di tanah Papua guna mencetak generasi saintis kedirgantaraan kelas dunia.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.