Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa mengumumkan penyelesaian tahap akhir integrasi instrumen satelit penginderaan jauh orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) generasi mutakhir yang dikembangkan bersama industri manufaktur dirgantara nasional.
Satelit berbobot 350 kilogram ini dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan data geospasial resolusi tinggi bagi kepulauan Indonesia. Wahana antariksa ini telah menuntaskan serangkaian uji coba termal vakum (thermal vacuum test) dan simulasi getaran akustik peluncuran di fasilitas uji lingkungan satelit terpadu.
“Kemampuan memproduksi dan mengintegrasikan subsistem satelit penginderaan jauh mandiri adalah lompatan kedaulatan teknologi nasional. Kita tidak lagi semata bergantung pada data citra berbayar dari operator asing,” papar kepala pusat riset teknologi antariksa BRIN.
Resolusi Sub-Meter dan Deteksi Bencana Otomatis
Muatan utama satelit terdiri atas kamera optik multispektral berkemampuan resolusi spasial 0,7 meter yang didukung lensa apertur besar. Instrumen ini sanggup membedakan kontur vegetasi tutupan hutan primer, memetakan luasan perkebunan, hingga mengidentifikasi koordinat kapal nelayan tanpa izin (IUU Fishing) di perairan terluar.
Selain pemantauan sumber daya alam, satelit dilengkapi modul radio telemetri darurat yang terhubung dengan sensor gempa bumi dan pemantau pasang surut air laut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sistem ini memungkinkan pengiriman peringatan dini tsunami ke stasiun bumi dalam hitungan detik setelah anomali terdeteksi.
Penguasaan teknologi konstelasi satelit mikro menjadi fondasi utama satu peta nasional dan pertahanan kedaulatan maritim kepulauan.
Satelit ini dijadwalkan meluncur menuju orbit sinkron matahari (Sun-Synchronous Orbit) pada ketinggian 550 kilometer di atas permukaan bumi pada awal tahun depan, menjadi tonggak penting kemandirian teknologi ruang angkasa Indonesia.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.