Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan resmi meluncurkan uji coba penerbitan perdana Surat Berharga Negara Digital (Digital Sovereign Bond/D-SBN) yang beroperasi sepenuhnya di atas platform buku kas terdistribusi (DLT) terpadu bersandi Proyek Garuda.
Langkah bersejarah ini menandai integrasi langsung antara instrumen pembiayaan utang pemerintah dengan mata uang digital bank sentral (Wholesale Central Bank Digital Currency/w-CBDC) Rupiah Digital pada jaringan kliring institusional perbankan nasional.
“Penerbitan obligasi digital berbasis kontrak cerdas ini menghapus hambatan laten perantara pasar modal. Proses setelmen yang dulunya memakan waktu dua hari kerja (T+2) kini diselesaikan dalam hitungan detik secara atomik (T+0), tanpa risiko kegagalan serah-terima,” tegas Gubernur Bank Indonesia dalam seremoni peluncuran di Jakarta.
Automasi Pembayaran Kupon dan Hak Investor
Berkat protokol kontrak cerdas (smart contract), pembayaran kupon imbal hasil berkala kepada pemegang obligasi dieksekusi secara otomatis oleh algoritma jaringan langsung ke dompet digital terverifikasi tanpa bergantung pada instruksi manual birokrasi kustodian.
Kementerian Keuangan menargetkan instrumen obligasi digital berdenominasi mikro dapat dibuka bagi masyarakat ritel mulai akhir kuartal ini dengan nilai investasi terjangkau mulai dari Rp100.000, membuka akses kepemilikan aset negara yang inklusif dan transparan bagi generasi muda.
Digitalisasi pasar surat berharga adalah pilar stabilitas moneter baru yang membentengi kedaulatan likuiditas Rupiah di tengah volatilitas global.
Konsorsium perbankan BUMN dan swasta nasional yang bertindak sebagai dealer utama memastikan kesiapan modul keamanan kriptografi guna menjaga keandalan sistem dari potensi risiko siber lintas batas.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.



Tulis tanggapan dengan sopan dan patuhi pedoman etika komunitas.
Masuk dengan Akun Google untuk menulis komentar Anda
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menulis tanggapan atau opini terverifikasi mengenai berita ini.