Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) secara resmi menyerahkan berkas keterangan tertulis dan hasil audit pengawasan tahapan pemilu kepada Mahkamah Konstitusi.
Dokumen setebal ratusan halaman tersebut memuat rekapitulasi seluruh penanganan pelanggaran administrasi, kode etik, serta tindak pidana pemilihan yang dilaporkan masyarakat di 38 provinsi.
Klarifikasi Prosedural Pengawasan
Ketua Bawaslu menegaskan bahwa penyerahan dokumen ini merupakan wujud transparansi kelembagaan dalam mendukung proses pengambilan putusan yang adil di Mahkamah Konstitusi.
Lembaga pengawas juga merinci langkah-langkah pencegahan dini yang telah dijalankan, termasuk penerbitan ribuan surat peringatan tertulis kepada peserta pemilu sebelum masa tenang.
Artikel ini diverifikasi dan disetujui oleh redaktur bersertifikat sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Ringkasan poin kunci dibantu sistem komputasi terstruktur di bawah pengawasan manusia seutuhnya.