10 Sistem Informasi Manajemen: Pengertian, Fungsi dan Tujuan

Sistem Informasi Manajemen
image by: glints.com

Warta News – Sistem informasi manajemen menjadi salah satu elemen penting yang melibatkan pengendalian internal suatu perusahaan.

Oleh karena itu, sistem ini memiliki peran penting bagi keberlangsungan suatu perusahaan. Pengendalian yang dimaksud diantaranya adalah pemanfaatan teknologi, dokumen, SDA, SDM, dan akuntasi manajemen sebagai bagian dari strategi dalam bisnis.

Dengan demikian, sistem informasi manajemen memiliki fungsi dan tujuan khusus di perusahaan.

Fungsi tersebut diantaranya adalah fungsi kolektif (pengumpulan), proses, storage (penuimpanan), dan analisis.

Selain itu, masih ada beberapa fungsi dan tujuan lainnya yang disebarkan lebih detail dan spesifik.

Pengertian

Sistem informasi manajemen dalam perusahaan berfungsi sebagai acuan ketika managemen hendak mengambil keputusan di suatu organisasi.

Dengan demikian, semakin bagus sistem tersebut, keputusan yang diambil pun semakin matang.

Namun, sudahkah Anda mengetahui pengertian sistem informasi manajemen itu sendiri? Sistem ini pada dasarnya merupakan sebuah sistem perenencanaan yang melibatkan pengendalian internal dalam perusahaan.

Sistem informasi manajemen seringkali disingkat menjadi SIM, sistem ini menjadi unsur penting di suatu organisasi/perusahaan.

Keputusan yang dihasilkan dari SIM biasanya memang menjadi bahan pertimbangan demi keberlangsungan perusahaan terkait.

Penggunaan SIM yang baik, dapat membuat pekerjaan lebih cepat dikerjakan. Hal ini karena adanya analisis manajemen yang baik.

Syarat agar Sistem Informasi Manajemen Berjalan Baik

Bagaimana SIM dapat berjalan dengan baik? Tentu saja hal ini harus didukung dengan teknologi yang mumpuni.

Selain itu, diperlukan juga sumber daya manusia yang berkualitas dan berkepribadian tangguh serta berkomitmen.

SIM memiliki fungsi dukungan terhadap manajemen operasional di suatu organisasi atau perusahaan.

SIM juga sangat mempengaruhi proses bisnis di sebuah perusahaan sehingga kelangsungan perusahaan tidak bisa lepas dari peran managemen.

Oleh karena itu, perusahaan yang tidak berkomitmen terhadap SIM, bisa mengancam posisi perusahaan itu sendiri.

Komitmen dalam menjalankan SIM memang diperlukan agar berbagai proses yang ada di perusahaan bisa berjalan sesuai rencana.

Dengan demikian, SIM yang terkelola dengan baik bisa memberikan keuntungan dalam satu waktu. Bagaimana agar informasi yang dihasilkan sistem dikatakan bermanfaat?

Tentunya, hal ini berhubungan dengan analisis sistem yang perlu diketahui. Selain itu, dibuatnya sistem informasi managemen ini juga agar managemen dapat mempunyai informasi yan signifikan untuk perusahaan.

Nantinya, informasi-informasi tersebut akan digunakan dalam setiap pengambilan keputusan.

Fungsi

Sistem informasi managemen memiliki fungsi pokok di suatu organisasi/perusahaan, yaitu sebagai berikut:

– Memudahkan manajemen perusahaan untuk melakukan analisis, perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan pengintegrasian kerja untuk setiap departemen yang ada. Dengan demikian, seluruh departemen yang dikomando oleh manajemen akan berkoordinasi dengan baik.

– Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang disajikan manajemen agar selalu akurat, tertata, disiplin, dan tepat waktu.

– Meningkatkan produktifitas barang yang dihasilkan perusahaan.

– Melakukan penghematan biaya agar modal yang dikeluarkan benar-benar efektif untuk suatu perusahaan atau organisasi.

– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Hal ini karena unit sistem kerja yang sistematis dan terkoordinir dengan baik.

Tujuan

Tujuan Sistem Informasi Manajemen
image by: incimages.com

Selain memiliki fungsi yang telah disebutkan di atas, sistem informasi manajemen juga memiliki beberapa tujuan. Berikut diantaranya.

– Menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan setiap keputusan perusahaan.

– Menyediakan informasi yang nantinya digunakan dalam sistem analisis, perencanaan, pengendalian, evaluasi, dan perbaikan yang dibutuhkan.

– Menyediakan informasi yang akan digunakan untuk melakukan perhitungan harga barang, jasa, dan tujuan lainnya yang telah ditentukan perusahaan.

Ketiga tujuan SIM di atas pada dasarnya menggambarkan bahwa manajer perusahaan memang memerlukan akses menuju departemen akuntansi.

Selain itu, manajemen juga perlu mengetahui bagaimana cara efektif dalam penggunaan dana perusahaan.

Informasi mengenai akuntansi manajemen juga dapat memudahkan manajemen ketika melakukan identifikasi sebuah permasalahan dan menemukan solusinya. Selain itu, dilakukan pula evaluasi kinerja yang sudah seharusnya dipertimbangkan.

Proses Sistem Informasi Manajemen

Adapun beberapa proses yang terjadi dalam sistem informasi manajemen, yaitu sebagai berikut:

1. Perencanaan

Proses yang pertama adalah perencanaan yang berupa formulasi terinci. Hal ini dilakukan untuk menggapai tujuan perusahaan yang dilakukan dengan memantau aktivitas manajemen.

Oleh karena itu, proses perencanaan mensyaratkan beberapa identifikasi dan tujuan yang diperlukan. Untuk meraih tujuan perusahaan, diperlukan identifikasi metode SIM yang sesuai.

2. Pengendalian

Terdapat istilah dalam dunia bisnis bahwa perencanaan hanya merupakan setengah dari pertempuran.

Setelah membuat rencana yang matang, selanjutnya pihak perusahaan perlu mengimplementasikannya. Penerapan ini dilakuakn kepada manajer dan para pekerja.

Tidak hanya itu, mereka juga berperan untuk memonitor pelaksanaannnya agar berjalan sesuai rencana.

Aktivitas manajerial tersebut berupa monitoring pelaksanaan rencana secara korektif sesuai dengan kebutuhan.

3. Pengambilan Keputusan

Tahap pengambilan keputusan merupakan pemilihan dari berbagai alternatif yang disediakan.

Tahapan ini mengedepankan fungsi manajerial agar menjalin komunikasi dengan pengendalian yang baik. Manajer perusahaan harus memilih tujuan dan metode yang dirasa efektif diambil.

Pada dasarnya, perusahaan hanya dapat memilih satu dari beberapa rencana alternatif. Oleh karena itu, tahapan ini tak jauh berbeda dengan fungsi pengendalian.

Klasifikasi

Sistem informasi manajemen juga dikategorikan menjadi beberapa jenis. Pada dasarnya, SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi yang berbeda-beda. Berikut beberapa klasifikasi mengenai SIM.

– Sistem Informasi Personalia
Sistem ini menyediakan berbagai jenis informasi yang berhubungan dengan pegawai, pengumuman, dan kelompok tertentu.

– Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi menyediakan informasi yang berkaitan erat dengan arus kas keuangan di suatu perusahaan.

– Sistem Informasi Pemasaran
Menyediakan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan kegiatan jual-beli, promosi, perdagangan, dan jenis marketing lainnya.

– Sistem Informasi Manajemen Persediaan Barang
Sistem ini berhubungan dengan inventory atau ketersediaan barang. Nantinya, sistem informasi ini akan melakukan persiapan, persediaan, cadangan, dan hal lainnya yang berhubungan dengan stok barang.

– Sistem Informasi Distribusi
Sistem ini menyediakan informasi-informasi yang berhubungan dengan pengiriman barang dan penyalurannya ke berbagai tempat.

– Sistem Informasi Pembelian
Sistem ini berhubungan dengan departemen purchasing di suatu perusahaan. Informasi yang disediakan sistem ini berkaitan dengan pembelian, permintaan, dan konsumen suatu barang hasil produksi.

Setiap perusahaan tentunya perlu melakukan pembelian untuk melakukan proses produksi dan manajemen yang berkesinambungan.

– Sistem Informasi Kekayaan
Sistem informasi ini menyediakan berbagai jenis informasi yang berkaitan dengan instrumen investasi, modal, aset perusahaan, dan lainnya.

– Sistem Informasi Penelitian
Sistem informasi penelitian biasa disebut pula sebagai sistem informasi pengembangan. Informasi yang disediakan adalah yang berkaitan dengan analisis dan penyajian data yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah.

Hal ini tentunya dilakukan untuk sebuah perkembangan dan kemajuan organisasi/perusahaan.

– Sistem Informasi Kredit
Sesuai dengan namanya, sistem informasi ini berhubungan erat dengan pengajuan kredi dari berbagai aspek yang perlu diperhatikan di perusahaan.

– Sistem Informasi Teknis
Sistem informasi ini membahas dan menyajikan informasi teknis di perusahaan. Dengan demikian, keberadaannya cukup penting dalam kegiatan produksi maupun manajemen.

Sistem informasi manajemen pada dasarnya memang penting dipahami oleh pihak manajemen perusahaan.

Tidak hanya itu, sistem ini nantinya memang sangat berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan itu sendiri.