Rumus Percepatan Lengkap Beserta 10 Contoh Soal

Rumus Percepatan
image by: corporatecomplianceinsights.com

Warta News – Rumus percepatan berarti menghitung besarnya percepatan yang terjadi pada suatu benda.

Mungkin Anda menyadari bahwa percepatan ternyata kerap kali ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas kita tidak lepas dari kegiatan yang memiliki tempo kecepatan tertentu. Kecepatan tersebut terkadang semakin cepat, bahkan lebih lambat di momen tertentu.

Pengertian Percepatan

Percepatan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai acceleration. Apa yang dimaksud dengan percepatan?

Percepatan merupakan salah satu jenis besaran yang menghitung perubahan kecepatan sebuah benda. Baik kecepatan tersebut bertambah maupun berkurang dalam setiap satuan waktu tertentu.

Percepatan memiliki nilai dan arah sehingga disebut sebagai besaran vektor, berikut grafik yang menggambarkan percepatan.

rumus percepatan 1

Huruf a mewakili penulisan percepatan dalam ilmu fisika.

Rumus Percepatan

Bagaimana menghitung percepatan suatu benda? Anda bisa menggunakan rumus di bawah ini.

rumus percepatan 2

Catatan:

a ̅ = percepatan rata-rata (m/s2)

∆v= perubahan kecepatan (m/s)

∆t= selang waktu (s)

v2= kecepatan akhir (m/s)

v1= kecepatan awal (m/s)

t1= waktu awal (s)

t2= waktu akhir (s)

Berdasarkan rumus percepatan diatas, bisa disimpulkan bahwa percepatan suatu benda dapat bernilai positif maupun negatif.

Apabila suatu benda mengalami perubahan nilai kecepatan ke arah yang lebih besar, maka nilai percepatannya adalah positif karena bertambah. Agar lebih mudah dimengerti, berikut beberapa contoh peristiwa percepatan:

– Gerak buah apel yang jatuh dari pohonnya akan semakin cepat menuju tanah.
– Gerakan sepeda gunung yang akan semakin cepat ketika melewati jalan menurun.
– Gerakan sepeda motor yang akan semakin kencang ketika digas lebih cepat.

Lalu, bagaimana ketika percepatan bernilai negatif? Peristiwa ini dikenal sebagai perlambatan yang menunjukkan perubahan nilai kecepatan yang lebih kecil.

Dengan kata lain, kecepatan tersebut nilainya telah berkurang. Berikut beberapa contoh peristiwa perlambatan dalam kehidupan sehari-hari.

– Ketika seseorang melemparkan sebuah benda keatas maka gerakannya akan semakin berkurang atau melambat.
– Gerakan mengayuh sepeda yang semakin pelan ketika melewati jalan menanjak.
– Bola yang dilempar ke rumput yang akan semakin pelan gerakannya.
– Sepeda motor yang dikendarai dan berhenti ketika menemui lampu merah lalu lintas.

Sedangkan arah vektor pada gambar menunjukkan tanda positif dan negatif dalam persamaan fisika. Arah tersebut berbagai macam, ada yang ke kiri, kanan, bawah, atau atas.

Jenis-Jenis Percepatan

Sebuah benda bisa mengalami perubahan kecepatan berdasarkan selang waktu tertentu. Percepatan dibagi menjadi dua jenis, yaitu percepatan sesaat dan percepatan rata-rata.

Rumus Percepatan Sesaat

Suatu benda yang bergerak dalam waktu singkat, dapat dihitung percepatan sesaatnya. Dengan kata lain, ∆t atau selang waktu yang dimiliki harus mendekati angka nol. Berikut rumus percepatan sesaat secara matematis.

rumus percepatan 1

Catatan:
a ̅ = percepatan rata-rata (m/s2)
∆v= perubahan kecepatan (m/s)
∆t= selang waktu (s)

Rumus Percepatan Rata-Rata

Rumus percepatan rata-rata secara sistematis dapat dirangkum sebagai berikut.

rumus percepatan 3

Catatan:
a ̅ = percepatan rata-rata (m/s2)
∆v= perubahan kecepatan (m/s)
∆t= selang waktu (s)

Contoh Soal Rumus Percepatan

Contoh Soal 1

Terdapat sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan awal 4 m/s. Setelah 20 sekon, kecepatannya bertambah menjadi 8 m/s. Hitunglah percepatan yang dimiliki mobil tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:

v1= 4 m/s

v2= 8 m/s

t2= 20 s

ditanya:

a=…?

jawab:

a= (v2– v1)/ (t2– t1)

=4/20

=0.8 m/s2

Contoh Soal 2

Andi mengendarai sebuah sepeda di halaman rumah dengan kecepatan 10,8 km/jam. Saat melalui jalur tanjakan, kecepatan sepeda yang dikendarai Andi sebesar 2 m/s2 selama 1 sekon. Pertanyaannya, hitunglah percepatan akhir Andi.

Penyelesaian:

Diketahui:

v1= 10,8 km/jam= 10,8(1.000/3.600) m/s = 3 m/s

a= -2 m/s2 (tandanya negatif karena berupa perlambatan)

t= 1 s

Ditanya:

v2=…?

Jawab:

a= (v2– v1)/t

v2= v1 + at

v2= 3 + (-2 x 1)

v2= 1 m/s

Contoh Soal 3

Dian mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 25 m/s, kemudian berhenti di lampu merah setelah 3 sekon mengerem motornya. Tentukan berapa perlambatan sepeda motor Dian pada saat itu.

Penyelesaian:

Diketahui:

vt= 0 m/s

v= 25 m/s

tt= 3 s

t=0 s

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= (0 – 25)/3= 8,33 m/s2

Contoh Soal 4

Terdapat sebuah mobil yang awalnya bergerak dengan kecepatan 15 m/s kemudian di depannya ada gerombolan sapi yang menyebrang. Setelah itu, mobil tersebut bergerak dengan kecepatan 5 m/s dalam waktu 6 detik. Hitunglah perlambatan yang dialami mobil tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:

v= 15 m/s

vt= 5 m/s

t= 6 sekon

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= (v2– v1)/ (t2– t1)

=(5 – 15)/(6-0)

=10/6

=1,67 m/s2

Contoh Soal 5

Pak Budi mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 64 km/jam. Setelah itu, ia melintasi lampu merah dan berhenti dalam waktu 7 sekon. Tentukanlah perlambatan yang dialami sepeda motor Pak Budi.

Penyelesaian:

Diketahui:

v= 64 km/jam = 6400/3600= 17,8 m/s

vt= 0 (nilainya nol karena mobil Pak Budi berhenti yang artinya tidak bergerak, benda yang diam berarti memiliki kecepatan nol)

t= 0

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= (v2– v1)/ (t2– t1)

=(0 – 17,8)/(7 – 0)

= -17,8/7

= – 2,54 m/s2

Contoh Soal 6

Sebuah mobil F1 melaju dengan kecepatan yang bertambah konstan dari 20 m/s menjadi 45 m/s dalam waktu 5 sekon. Hitunglah percepatan rata-rata mobil balap tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:

vt= 45 m/s

v= 20 m/s

tt= 5 s

t= 0

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= ∆v/∆t

= (vt – v0)/(tt – t0)

= (45 – 20)/(5 – 0)

=25/5

=5 m/s2

Contoh Soal 7

Paman mengendarai sepedanya dari kecepatan 30 m/s setelah 4 sekon menekan rem. Hitunglah perlambatan sepeda yang dikendarai paman.

Penyelesaian:

Diketahui:

vt= 30 m/s

v= 0 m/s

tt= 4 s

t= 0

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= ∆v/∆t

= (vt – v0)/(tt – t0)

= (30 – 0)/(4 – 0)

=30/4

= 7,5 m/s2

Contoh Soal 8

Sepeda motor yang dikendarai Dina mula-mula bergerak dari kecepatan 6 m/s menjadi 8 m/s selama 15 detik. Hitunglah percepatan sepeda motor Dina tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:

vt= 8 m/s

v= 6 m/s

tt= 15 s

t= 0

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= ∆v/∆t

= (vt – v0)/(tt – t0)

= (8 – 6)/(15 – 0)

=2/15

= 0,13 m/s2

Contoh Soal 9

Sebuah truk melaju di jalanan dengan kecepatan awal 10 m/s. Setelah 10 detik, kecepatannya menjadi 15 m/s. Pertanyaannya, berapakah percepatan yang dialami truk tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:

vt= 15 m/s

v= 10 m/s

tt= 10 s

t= 0

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= ∆v/∆t

= (vt – v0)/(tt – t0)

= (15 – 10)/(10 – 0)

= 5/10

= 0,5 m/s2

Contoh Soal 10

Terdapat sebuah ambulance yang melaju dengan kecepatan 15 m/s. Setelah melewati jalur cepat, kecepatannya bertambah menjadi 30 m/s selama 15 detik. Hitunglah percepatan ambulance tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:

vt= 30 m/s

v= 15 m/s

tt= 15 s

t= 0

Ditanya:

a=…?

Jawab:

a= ∆v/∆t

= (vt – v0)/(tt – t0)

= (30 – 15)/(15 – 0)

= 15/15

= 1 m/s2

Beberapa rumus percepatan diatas dapat Anda pelajari beserta contoh soal dan penyelesaiannya.

Semakin banyak melakukan latihan soal, tentunya materi yang diajarkan akan semakin mudah dimengerti.

Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi Anda yang sedang mempelajari materi percepatan pada sebuah benda.