4 Daur Hidup Obelia Lengkap Dengan Penjelasannya

Daur Hidup Obelia
image by: berkeley.edu

Warta News – Daur hidup Obelia sp hampir mirip dengan daur hidup Aurelia aurita yakni mengalami proses metagenesis (pergiliran keturunan).

Meskipun Obelia sp berbeda filum dengan Aurelia aurita, namun kedua hewan memiliki perlakuan yang hampir sama. Obelia sp merupakan yang laut yang hidupnya secara berkelompok atau berkoloni.

Pengertian Obelia sp

Daur hidup Obelia sp
image by: mjumanibackup.blogspot.com

Sebelum mempelajari tentang daur hidup Obelia sp sebaiknya Anda paham terlebih dahulu tentang hewan ini. Obelia sp adalah salah satu contoh hewan yang tergolong ke dalam filum Coelenterata.

Hewan yang yang termasuk ke dalam Coelenterata merupakan hewan yang memiliki gastrovaskuler. Coelenterata merupakan bagian dari delapan filum dalam kingdom Animalia.

Dalam sebuah koloni Obelia sp di laut pasti terdapat hydrozoa yang berfungsi untuk menempelkan tubuh Obelia di suatu permukaan. Hydrozoa memiliki fungsi yang sama dengan akar yang ada pada tumbuhan lumut.

Pengertian hydrozoa adalah akar yang mempunyai bentuk menyerupai benang dan arahnya horizontal. Hydrocaulus merupakan sebutan dari tabung tegak yang tumbuh dari hydrozoa.

Obelia sp hidup di dasar laut dan menempel pada suatu substrat tertentu. Tempat yang biasa ditempeli oleh Obelia sp adalah batu, permukaan rumput laut, kayu, dan lain sebagainya.

Terkadang hewan ini juga dapat ditemukan di laut dangkal dengan kedalaman 80 M. Banyak yang memanggil Obelia sp dengan sebutan “sea fur” karena hidupnya secara koloni serta mirip seperti bulu.

Ciri ciri Obelia sp

Sama seperti hewan pada umumnya, Obelia sp juga memiliki ciri khas. Berikut beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh Obelia sp:

– Hidupnya melekat atau sesil pada suatu substrat di dasar laut atau perairan dangkal.
– Tidak dapat hidup sendiri alias hidup secara koloni.
– Obelia sp muda berupa medusa dan ketika dewasa berupa polip.
– Tempat melekat Obelia sp dewasa adalah hydrozoa.
– Mengalami metagenesis dari fase seksual dan fase aseksual.
– Pada bagian tengah tubuhnya terdapat rongga besar.
– Memiliki tentakel
– Bentuk tubuhnya simetri radial.

Macam macam Koloni Obelia sp

Siklus Hidup Obelia
image by: idschool.net

Biasanya koloni hewan laut terdapat lebih dari satu jenis zooid atau biasa disebut dengan istilah polimorfik. Dalam daur hidup Obelia sp berubah bentuk dan meskipun mengalami perubahan bentuk, namun tetap berkoloni.

Terdapat lapisan kitin berwarna kekuningan (perisarc) yang berfungsi untuk menyelimuti koloni Obelia sp. Berikut macam-macam koloni Obelia sp:

1. Medusa

Bentuk Obelia sp yang dapat berenang bebas di perairan laut adalah medusa. Bentuk medusa Obelia sp menyerupai payung atau setengah bulat. Setiap medusa memiliki jenis kelamin yang berbeda-beda.

Medusa jantan dapat menghasilkan sperma dan medusa betina dapat menghasilkan sel telur. Kedua sel gamet tersebut dibutuhkan untuk reproduksi secara seksual.

2. Hydranth (Polip Nutrisi)

Polip ini mempunyai peranan untuk memperoleh nutrisi dan sering disebut dengan gastrozooid. Setiap polip nutrisi memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, ada yang kecil dan ada yang besar. Umumnya hydranth memiliki bentuk menyerupai tabung dan menempel pada hydrocaulus.

Bentuk ini juga memiliki mulut yang berguna untuk mendapatkan nutrisi dan terletak di bagian atas tubuh. Obelia sp memiliki sistem pencernaan yang sangat sederhana dan sama sekali tidak kompleks seperti pada manusia. Setelah makanan dicerna akan menghasilkan sisa dan dikeluarkan kembali lewat mulut.

3. Gonangium (Polip Reproduktif)

Polip reproduktif memiliki peranan dalam perkembanbiakan Obelia sp. Tidak seperti polip nutrisi yang memiliki tentakel, polip reproduktif tidak mempunyai tentakel. Pada polip reproduktif ini akan terjadi perkembangbiakan Obelia sp secara vegetatif. Hasil dari reproduksi vegetatif polip reproduktif adalah tunas medusa yang memiliki bentuk mirip dengan ubur-ubur.

Tahapan Daur Hidup Obelia sp

siklus Obelia sp
image by: idschool.net

Selama hidupnya dari lahir hingga dewasa Obelia sp memiliki dua bentuk yaitu medusa dan polip. Hal tersebut dikarenakan Obelia sp mengalami metagenesis atau pergiliran keturunan. Berikut merupakan tahapan dalam daur hidup Obelia sp:

1. Dua jenis polip

Daur hidup Obelia sp dimulai dari dua jenis polip, yaitu polip reproduktif dan polip nutrisi. Polip nutrisi berperan dalam memperoleh nutrisi yang nantinya digunakan sebagai energi dalam perkembangan Obelia sp selanjutnya. Polip reproduktif akan melakukan reproduksi secara vegetatif melalui tunas, karena polip reproduktif tidak memiliki tentakel.

2. Tunas Medusa

Hasil dari reproduksi vegetatif polip adalah tunas medusa. Tunas medusa akan dilepaskan ke perairan bebas oleh polip. Tunas medusa tumbuh menjadi medusa dewasa yang terdiri dari jantan dan betina.

3. Pembuahan

Terjadi reproduksi secara generatif yakni medusa jantan mengeluarkan sel sperma dan medusa betina mengeluarkan sel telur. Terjadi pembuahan secara eksternal atau berada di luar tubuh Obelia sp. Sel telur yang telah dibuahi akan berubah menjadi zigot. Medusa yang telah mengeluarkan sel gamet akan segera mati.

4. Terbentuk Planula

Zigot akan terus berkembang menjadi blastula dan memiliki lapisan tunggal. Butuh beberapa waktu lapisan pada blastula akan berkembang dan berkumpul membentuk gastrula. Gastrula akan mengalami perpanjangan dan lapisan luarnya berubah menjadi silia. Bentuk tersebut dinamakan dengan planula.

Ketika planula sudah terbentuk secara sempurna maka akan melekat pada substrat. Menempelnya planula pada substrat menandakan bahwa siklus hidup planula berakhir. Planula yang menempel di substrat akan membentuk koloni baru. Selanjutnya terjadi lagi daur hidup Obelia sp mulai dari awal.

Metagenesis Obelia sp

Pengertian metagenesis adalah pergiliran keturunan atau perubahan bentuk yang dialami makhluk hidup. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa daur hidup Obelia sp melibatkan metagenesisi.

Diawali dengan bentuk polip yang merupakan generasi Obelia sp bersifat vegetatif. Melalui pertunasan tunas polip akan menghasilkan polip nutrisi dan polip reproduktif.

Polip reproduktif berperan dalam reproduksi vegetatif dan menghasilkan medusa. Polip merupakan diploid (2n) dan hasil pertunasannya juga akan diploid. Medusa yang dihasilkan dari polip reproduktif akan berenang bebas di perairan laut.

Medusa hasil pertunasan tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan medusa baru. Akan tetapi medusa dapat menghasilkan gamet yang nantinya mengalami pembuahan dan menghasilkan koloni baru. Perubahan bentuk seperti ini yang dimaksud dengan metagenesis Obelia sp.

Walaupun polip dan medusa memiliki bentuk yang berbeda satu sama lain, namun keduanya memiliki kesamaan. Beberapa persamaan polip dengan medusa yakni:

– Kedua bentuk tersebut simetri radial
– Tersusun secara diploblastik, yakni lapisan luar (ektodermal) dan lapisan dalam (endodermal).
– Polip dan medusa mempunyai mulut tetapi tidak memiliki anus. Manubrium merupakan letak mulut medusa dan hipostom merupakan letak mulut polip.
– Mulut polip dan medusa berguna untuk menyerap makanan dan mengeluarkan sisa makanan.
– Termasuk ke dalam hewan karnivora.
– Keduanya memiliki alat pencernaan yang homolog.
– Pencernaan dilakukan secara intraseluler dan ekstraseluler.
– Lapisan bawah polip sama dengan lapisan luar medusa yakni homolog.

Jika Anda perhatikan mengenai daur hidup Obelia sp tersebut akan mirip dengan daur hidup Aurelia aurita. Kedua hewan tersebut memiliki siklus hidup yang sama walaupun berbeda jenis. Meskipun mayoritas hidup di laut, namun pernah dijumpai juga di air tawar.