4 Daur Hidup Lebah Serta Penjelasannya Lengkap dan Detail

Daur Hidup Lebah
image by: https://www.sustainability-times.com/

Warta News – Daur hidup lebah termasuk metamorfosis kategori sempurna. Hal tersebut dikarenakan lebah mengalami perubahan bentuk atau secara fisik selama hidupnya.

Dalam siklus hidupnya hewan ini melalui empat metamorfosis yang dimulai dari telur hingga berakhir menjadi dewasa/imago. Lebah merupakan hewan yang hidup secara berkelompok atau membentuk koloni.

Lebah dan Habitatnya

lebah
image by: thetimes.co.uk

Sebelum Anda mempelajari tentang daur hidup lebah, sebaiknya Anda paham terlebih dahulu mengenai definisi lebah.
Lebah adalah serangga yang gemar hidup secara berkelompok atau berkoloni.

Akan tetapi ada beberapa jenis lebah yang tidak menyukai hidup berkelompok. Seluruh spesies lebah tergolong ke dalam ordo Hymenoptera atau suku Apidae (serangga dengan sayap selaput).

Lebah mempunyai spesies yang sangat banyak dan beragam. Pada saat ini telah ditemukan sekitar 20.000 spesies lebah. Hewan ini dapat dijumpai di semua benua kecuali benua Antartika.

Salah satu serangga ini memiliki dua pasang sayap dan tiga pasang kaki. Beberapa spesies tertentu lebah mempunyai antena berjumlah dua yang terletak di atas kepalanya.

Pada umumnya koloni lebah selalu memiliki sarang yang mereka buat sendiri. Tempat tinggal yang disukai lebah biasanya berada di atas bukit, atap rumah, dan pohon kayu. Akan tetapi sarang lebah dapat dibuat dimana saja asalkan tempat tersebut nyaman bagi koloni hewan tersebut.

Lebah membuat sarang dengan menggunakan perekat getah pohon atau biasa disebut dengan propolis.

Selain itu, lebah juga menggunakan kelenjar-kelenjar lebah betina muda (malam) untuk digunakan sebagai bahan membuat sarang. Makanan utama hewan ini adalah serbuk sari dan nektar yang ada pada bunga.

Tahapan Siklus Daur Hidup Lebah

Siklus Hidup Lebah
image by: http://maduasli-hd.blogspot.com/2019/03/siklus-hidup-lebah.html

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa lebah melalui tahapan daur hidupnya berupa metamorfosis. Fase yang dilalui lebah selama hidupnya adalah telur, larva, pupa, dan yang terakhir imago atau lebah dewasa. Berikut merupakan penjelasan mengenai tahapan daur hidup lebah:

1. Fase Telur

Tahap pertama dalam daur hidup lebah adalah fase telur. Anggota dalam koloni lebah yang berperan untuk menghasilkan telur adalah ratu lebah.

Biasanya ratu lebah yang telah melewati masa perkawinan akan meletakkan telurnya di dalam sangkar. Sangkar lebah terdiri dari 3 macam tingkatan yang disesuaikan dengan kasta lebah.

Adapun sarang lebah yang terbagi menjadi beberapa sel. Setiap sel sarang lebah terdapat satu buah telur lebah dengan ukuran yang sangat kecil. Bahkan jika Anda ingin melihat telur lebah harus menggunakan mikroskop karena ukurannya seperti mikroorganisme.

Telur lebah berbentuk seperti biji beras dan tentunya memiliki ukuran yang jauh lebih kecil. Lebih tepatnya telur lebah berukuran sekitar 1,7 mm.

Sejak fase telur ratu lebah sudah mulai melakukan pembagian kasta. Setiap kasta lebah memiliki ukuran sel sarang yang berbeda-beda. Lebah pekerja merupakan kasta yang ukuran sarangnya paling kecil.

Fase telur tidak memakan waktu yang lama. Dalam waktu 3 hari telur lebah sudah bisa menetas dan akan melanjutkan ke tahap selanjutnya. Semua kasta lebah mempunyai masa pada fase telur yang sama baik pekerja, ratu, maupun prajurit.

2. Fase Larva

Ketika fase telur berakhir maka akan berlanjut ke fase berikutnya yakni fase larva. Bentuk pada fase ini hampir mirip dengan fase sebelumnya yakni menyerupai biji beras.

Akan tetapi memiliki ukuran yang lebih besar dari telur lebah atau sama dengan ukuran biji beras. Larva lebah mempunyai warna putih.

Sama seperti telur, larva masih belum keluar dari sel sarang lebah. Posisi larva lebah saat berada di dalam sarang mirip belatung atau meringkuk. Larva lebah akan terus berkembang dan mengalami 5 kali pergantian kulit. Pada salah satu bagian ujung larva terdapat warna merah.

Lebah pekerja bertugas untuk memberi makanan kepada larva berupa serbuk sari yang dibawanya.

Larva dikenal dengan sifatnya yang sangat rakus, bahkan satu hari larva makan sebanyak 1.300 kali. Oleh karena itu larva mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

Dalam daur hidup lebah fase larva membutuhkan waktu yang berbeda-beda di setiap kastanya.

Lebah pekerja mempunyai waktu yang paling lama dibandingkan dengan kasta lainnya. Waktu yang dibutuhkan lebah pekerja adalah sekitar 13 hari.

Sedangkan kasta prajurit memiliki waktu yang lebih singkat yakni selama 10 hari. Adapun kasta ratu lebah yang mempunyai waktu paling singkat yaitu selama 9 hari. Biasanya masyarakat sering menggunakan bentuk larva sebagai umpan memancing.

3. Fase Pupa

Fase daur hidup lebah selanjutnya adalah fase pupa. Pupa lebah memiliki tubuh yang berbentuk bulat serta bergaris menyerupai tubuh lebah dewasa pada umumnya.

Akan tetapi pada fase pupa lebah belum memiliki bulu. Perkembangan yang akan dialami pada fase ini merupakan penyempurnaan tubuh lebah.

Pupa mempunyai mata yang dalam perkembangannya akan berubah warna sebanyak 2 kali. Warna awal mata pupa adalah merah, kemudian akan berubah warna menjadi biru keunguan. Dari biru keunguan akan berubah lagi menjadi hitam. Pada saat berubah menjadi hitam, bentuk mata lebah telah sempurna.

Pada badan pupa terdapat segel seperti lilin yang menyelimuti tubuhnya. Dari segel tersebut pupa memperoleh makanan, bahkan segel tersebut merupakan sumber utama makanan pupa. Pupa akan keluar dari sel sarangnya dan membentuk lebah ketika segelnya sudah habis. Sehingga hal tersebut menjadi tanda bahwa fase pupa telah berakhir.

Lama atau waktu fase pupa berbeda-beda pada setiap kastanya. Lebah pekerja memiliki waktu fase pupa selama 6 hari.

Pada pupa lebah prajurit memiliki waktu yang paling lama yakni selama 7 hari. Sedangkan pupa ratu lebah memiliki waktu yang paling singkat yaitu selama 3 hari.

4. Fase Imago (Lebah Dewasa)

Fase terakhir dalam daur hidup lebah adalah fase dewasa, dimana sudah menjadi lebah dewasa. Pada fase imago lebah akan beraktivitas seperti lebah pada umumnya. Mereka akan menjalankan tugas sesuai dengan kastanya.

Terdapat 2 jenis lebah pekerja dewasa yaitu lebah pekerja yang bertugas mencari makan dan lebah pekerja yang bertugas membuat sel sarang.

Adapun kasta lebah prajurit yang akan menjalankan tugasnya berupa menjaga sel sarang dan ratu. Sedangkan untuk ratu lebah mempunyai tugas untuk melakukan reproduksi agar menghasilkan keturunan.

Manfaat Seputar Lebah

siklus hidup lebah
image by: https://content.eol.org

Lebah adalah hewan yang mempunyai banyak manfaat sehingga banyak orang yang ternak lebah.

Manfaat yang paling umum adalah madu lebah mengandung gizi yang banyak. Namun lebah tidak hanya dimanfaatkan madunya saja, berikut beberapa manfaat lebah.

a. Manfaat Sarang Lebah
– Dapat digunakan sebagai obat anti peradangan.
– Sebagai anti bakteri, virus, dan jamur.
– Dapat digunakan sebagai anti-oksida yang alami.

b. Manfaat Madu Lebah
– Memiliki kandungan gizi yang banyak.
– Dapat digunakan sebagai anti alergi.
– Meredakan batuk.
– Mengurangi ketombe pada rambut.
– Dapat meningkatkan daya ingat.

c. Manfaat Lebah
– Membantu penyerbukan tanaman.
– Dapat dijadikan sebagai terapi pada tubuh manusia.

Lebah menjadi hewan yang sangat bermanfaat baik bagi manusia maupun lingkungan. Bahkan banyak masyarakat yang sengaja ternak lebah. Oleh karena itu penting sekali untuk memahami daur hidup lebah.