3 Daur Hidup Kecoa Lengkap dengan Penjelasannya

Daur Hidup Kecoa
image by: saferbrand.com

Warta News – Daur hidup kecoa mirip dengan beberapa serangga lainnya, seperti jangkrik dan belalang. Hewan ini mengalami proses metamorfosis tidak sempurna.

Kecoa merupakan hewan yang sering mengganggu manusia, karena tubuhnya kotor dan dapat membawa penyakit. Oleh sebab itu, banyak orang yang ingin membasmi keberadaan kecoa.

Apa Itu Kecoa?

apa itu kecoa
image by: branchcms.com

Kecoa adalah salah satu jenis serangga yang mudah ditemukan dimana-mana. Bahkan hewan ini sering dijumpai di rumah, sekolah, kantor, tempat ibadah, kamar mandi, dan banyak ruangan lainnya. Pada umumnya, kecoa suka hidup di tempat yang lembab dan hangat.

Kecoa dianggap sebagai hewan yang kotor, sehingga keberadaannya merugikan manusia. Kotoran yang dibawa kecoa dapat menular kepada manusia dan menyebabkan berbagai penyakit. Serangga ini memiliki bentuk tubuh yang pipih dan lonjong. Warna tubuhnya coklat gelap dan mempunyai tinggi sekitar 5 cm.

Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, namun hewan ini sangat menjijikkan. Sebagian besar kecoa melakukan kegiatannya pada malam hari. Mereka gemar bersembunyi di tempat yang gelap atau minim cahaya. Oleh karena itu, kecoa kerap kali muncul dari tempat-tempat gelap seperti lemari, bawah meja, dan kolong tempat tidur.

Keunikan yang dimiliki kecoa ialah mempunyai kepala yang tersembunyi di bawah pronotum kepalanya. Kecoa hanya mempunyai satu mata saja. Akan tetapi, mata kecoa merupakan mata majemuk. Serangga ini juga mempunyai sepasang sayap sehingga dapat terbang.

Sebelum mempelajari daur hidup kecoa, sebaiknya Anda tahu terlebih dahulu mengenai klasifikasi kecoa. Berikut merupakan klasifikasi yang dimiliki oleh kecoa:

Kingdom:Animalia
Filum:Arthropoda
Kelas:Hexapoda
Ordo:Orthoptera
Family:Blattidae
Genus:Periplaneta
Spesies:Periplaneta

Siklus Daur Hidup Kecoa

metamorfosis kecoa
image by: jagad.id

Kecoa mengalami metamorfosis tidak sempurna, karena mereka tidak mengalami perubahan bentuk fisik. Daur hidup kecoa terdiri dari 3 tahapan, yakni telur, nimfa, dan kecoa dewasa. Berikut penjelasan mengenai tahapan siklus hidup kecoa:

1. Telur

Sama seperti hewan ovipar lainnya, daur hidup kecoa dimulai dengan fase telur. Bentuk telur kecoa ialah menyerupai kapsul obat. Ukuran telur kecoa sangat kecil dan mempunyai warna coklat pekat. Umumnya, kecoa akan mengeluarkan telurnya di tempat yang kumuh seperti sampah.

Selain itu, tempat yang jarang dikunjungi manusia juga dapat dijadikan sarang telur kecoa. Hal tersebut dikarenakan kecoa takut terhadap manusia. Telur kecoa dilindungi oleh cangkang yang sifatnya tidak mudah pecah atau keras. Terdapat semacam cairan yang menempel pada telur kecoa, sehingga menyebabkan telur kecoa lengket.

2. Nimfa

Apabila sudah tiba waktunya, telur kecoa akan menetas dan keluarlah nimfa. Bayi kecoa atau nimfa memiliki ukuran yang sangat kecil seperti kutu beras. Mereka mempunyai warna putih dan sudah bisa bergerak bebas. Nimfa kecoa akan terus mengalami pertumbuhan dan berubah warna menjadi coklat.

Pada fase nimfa, kecoa belum mempunyai sayap dan tubuhnya masih sangat rentan. Nimfa kecoa juga mengalami beberapa kali pergantian kulit hingga kulitnya berubah menjadi kulit kecoa dewasa.

Meskipun tubuhnya masih rentan, nimfa kecoa sudah mampu mencari makanannya sendiri. Oleh sebab itu, induk kecoa tidak perlu mencarikan makanan. Kemudian nimfa kecoa akan terus berkembang dan tumbuh menjadi seekor kecoa muda.

3. Kecoa Dewasa

Fase terakhir dalam daur hidup kecoa adalah fase dimana kecoa sudah dewasa. Organ-organ tubuh kecoa muda secara berangsur akan berfungsi dengan baik. Ketika kecoa telah memiliki sayap sempurna, maka dapat dikatakan bahwa kecoa telah dewasa.

Baik kecoa jantan maupun betina memiliki kemampuan untuk terbang. Pada fase ini, kecoa sudah bisa hidup mempertahankan diri dari berbagai macam predator. Kecoa dewasa akan menunjukkan berbagai perilaku birahinya untuk menarik perhatian lawan jenis.

Kemudian terjadi proses perkawinan antara kecoa betina dan kecoa jantan. Kecoa betina yang sudah melakukan perkawinan akan menghasilkan telur. Dengan begitu, terbentuklah individu baru dan daur hidup kecoa berulang kembali.

Fakta Unik Tentang Kecoa

kecoa
image by: branchcms.com

Kecoa merupakan hewan yang menggelikan dan ditakuti oleh banyak orang. Akan tetapi, kecoa memiliki beberapa keunikan yang jarang diketahui orang. Berikut merupakan beberapa fakta unik yang dimiliki oleh kecoa:

1. Menyebabkan Efek Rumah Kaca

Salah satu penyebab efek rumah kaca adalah gas metana. Kecoa merupakan hewan yang sering kentut atau mengeluarkan gas metana. Serangga ini dapat kentut setiap 15 menit sekali. Bahkan mereka akan tetap kentut meski sudah mati selama 18 jam.

Jumlah kecoa di dunia sangat banyak, sehingga gas metana yang dihasilkan kecoa pun juga banyak. Gas metana yang berlebih dapat menyebabkan kerusakan ozon serta menyebabkan polusi udara.

2. Dapat Hidup Tanpa Kepala

Kepala kecoa bukanlah organ vital, sehingga hewan ini dapat hidup tanpa kepala. Fakta menunjukkan bahwa kecoa bernapas dengan menggunakan ventilator. Kecoa mampu hidup tanpa kepala hingga 7 hari lamanya.

3. Menyebabkan Asma

Jenis serangga ini dapat menimbulkan gangguan pernapasan pada manusia, yakni asma. Kecoa dapat menghasilkan sebuah bubuk halus yang bisa menembus saluran pernapasan. Bubuk halus tersebut dapat menyebabkan seseorang kesulitan bernapas.

4. Tahan Terhadap Radiasi

Meskipun belum terbukti secara akurat, namun terdapat kecoa yang tidak mati ketika terkena bom nuklir di Jepang. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kecoa lebih tahan radiasi 10 kali lebih banyak daripada manusia.

5. Membawa Berbagai Penyakit

Tubuh kecoa memiliki beberapa patogen serangga seperti salmonella dan streptococcus. Bakteri patogen tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti tifus, diare, disentri, polio, kolera, dan hepatitis A.

Cara Membasmi Kecoa

Banyak orang yang ingin membasmi atau menghilangkan kecoa dari lingkungan sekitarnya. Hal tersebut dikarenakan kecoa dapat merugikan manusia. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kecoa yang ada di sekitar Anda:

– Bawang Putih

Bumbu masak ini dapat digunakan untuk membasmi beberapa serangga seperti kecoa. Bawang putih memiliki kandungan zat antibakteri yang tidak disukai oleh kecoa.

Oleh karena itu, keberadaan bawang putih dapat membuat kecoa melarikan diri. Caranya cukup iris dan letakkan bawang putih di area dimana biasanya kecoa muncul.

– Air Panas

Cara ini memang sedikit sadis, tetapi sangat efektif untuk menghilangkan sekumpulan kecoa. Jika Anda menemukan sekumpulan kecoa, siramlah dengan air panas. Kecoa akan mati apabila disiram dengan air panas.

– Mentimun

Mentimun merupakan hewan yang tidak disukai oleh kecoa. Cara ini cocok untuk Anda yang ingin menghindarkan makanan dari kecoa. Letakkan mentimun di meja makan atau dekat makanan, sehingga kecoa akan enggan melewatinya.

– Pembasmi Serangga

Cara yang paling ampuh untuk membunuh kecoa adalah dengan menggunakan pembasmi serangga.

– Air Sabun

Kecoa tidak akan tahan dengan deterjen atau wewangian. Campurlah sabun untuk mencuci makanan dengan air.

Kecoa dapat memberikan dampak buruk bagi manusia dan lingkungan. Akan tetapi, penting untuk mengetahui daur hidup kecoa. Hal tersebut bertujuan agar dapat mengendalikan populasi kecoa.