8 Contoh Hewan Porifera Pengertian dan Ciri-Cirinya

Contoh Hewan Porifera
image by: greenscene.co.id

Warta News – Contoh hewan porifera adalah hewan yang mempunyai banyak pori pada tubuhnya. Pori-pori tersebut berfungsi sebagai jalan masuknya oksigen serta untuk regulasi tubuh.

Pernahkah Anda melihat serial kartun Spongebob Squarepants? Pemeran utama dalam kartun tersebut ialah Spongebob yang merupakan hewan berpori atau termasuk ke dalam golongan porifera.

Banyak orang yang mengira bahwa hewan spons tidak hidup karena merupakan hewan stasioner (terlihat tidak bergerak).

Supaya Anda lebih paham mengenai hewan ini, maka perhatikan ulasan mengenai pengertian, ciri-ciri, kelas, dan contoh hewan porifera berikut.

Pengertian Hewan Porifera

Hewan porifera adalah kelompok jenis hewan berpori dan tersusun dari banyak sel atau biasa disebut dengan hewan multiseluler.

Porifera berasal dari kata “porus” yang berarti “rongga” dan kata “ferre” yang artinya “mempunyai”. Contoh hewan porifera cenderung sulit untuk diidentifikasikan sebagai hewan.

Hal tersebut dikarenakan porifera tidak memiliki badan, kepala, dan berbagai anggota tubuh seperti hewan lain.

Bentuk tubuh porifera yang tidak sama dengan hewan lainnya menyebabkan porifera sering dikenal dengan sebutan Kingdom Parazoa.

Para memiliki makna samping dan Zoa berarti hewan. Oleh karena itu, porifera juga sering dikatakan sebagai jenis tumbuhan. Ukuran tubuh yang dimiliki porifera sangat bermacam-macam.

Pada umumnya porifera hidup secara berkelompok atau berkoloni. Hewan ini juga lebih suka hidup menempel di perairan dangkal yang airnya jernih dan berlumpur.

Porifera yang sudah dewasa akan hidup secara sesil atau melekat pada suatu substrat. Adapun beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh hewan porifera, yakni:

1. Tidak memiliki jaringan sejati sehingga termasuk ke dalam golongan parazoa.

2. Porifera memiliki tinggi sekitar 1 cm hingga 2 cm.

3. Ukurannya bervariasi mulai dari sebesar butiran beras hingga 90 cm.

4. Tubuh spons tersusun dari serabut-serabut, berongga, dan lunak.

5. Mempunyai mesoglea atau lapisan tengah yang terletak di antara koanosit dan epidermis.

6. Mempunyai sel arkeosit yang berperan sebagai sel reproduktif, misalnya pembentukan gamet, tunas, dan regenerasi.

7. Bentuknya mirip seperti vas bunga dan bercabang-cabang seperti pada tumbuhan (jambangan).

8. Terdapat tiga jenis sel pada mesoglea hewan porifera, yaitu sel skleroblas, sel arkeosit, dan sel amebosit.

9. Porifera merupakan hewan diploblastik atau mempunyai dua lapisan sel.

10. Sel-sel porifera berupa pinakosit yang artinya berbentuk pipih.

11. Terdapat ostia yang merupakan lubang kecil pada lapisan epidermis porifera. Ostia tersebut berhubungan dengan spongosol atau saluran rongga tubuh porifera.

Kelas Hewan Porifera

Contoh hewan porifera terbagi menjadi empat kelas, yakni:

a. Kelas Hexactinellida

Hexactinellida merupakan salah satu kelas dari hewan porifera yang memiliki spikula. Spikula adalah zat silikat atau biasa disebut sebagai zat kersik.

Pada umumnya hewan porifera yang tergolong ke dalam kelas ini hidup di perairan laut yang dalam.

b. Kelas Calcarea

Hewan porifera pada kelas ini memiliki spikula yang asalnya dari zat kapur. Biasanya kelas calcarea hidup di perairan laut yang dangkal.

c. Kelas Demospongiae

Porifera pada kelas demospongiae memiliki spikula yang berasal dari protein atau sponge dan zat kersik.

Bentuk tubuhnya cenderung lebih lunak dibandingkan dengan hewan porifera dari kelas lain. Kelas demospongiae lebih suka hidup di air laut yang dangkal.

d. Kelas Sclerospongiae

Kelas Sclerospongiae dapat menghasilkan rangka yang terdiri dari kalsium karbonat yang berhubungan dengan serat spons. Oleh karena itu, porifera pada kelas ini terlihat seperti batu koral.

Contoh Hewan Porifera

Ada banyak sekali jenis hewan porifera yang telah ditemukan, mulai dari bentuk yang biasa hingga bentuk paling aneh.

Jika sekilas melihat hewan porifera, mungkin Anda tidak sadar bahwa yang dijumpai merupakan makhluk hidup.

Hal tersebut dikarenakan ciri fisik hewan porifera sangat berbeda dengan hewan pada umumnya. Berikut beberapa contoh hewan porifera:

1. Haliclona

Haliclona
image by: upload.wikimedia.org

Contoh hewan porifera yang pertama ialah hewan haliclona. Hewan ini mempunyai bentuk tubuh yang simetri radial. Seringkali hewan ini terlihat menyerupai bola atau silinder dan Nampak bercabang.

Haliclon biasanya banyak dijumpai di dalam perairan laut yang cenderung gelap. Jenis porifera haliclona sangat banyak sekali. Hewan ini sering dijumpai di kedalam laut pasifik pada ketinggian 1500 hingga 3000 kaki.

2. Sycon Ciliatum

Sycon Ciliatum
image by: ilmunik.com

Sycon ciliatum adalah salah satu hewan porifera dari kelas calcarea. Hewan ini awalnya ditemukan oleh ilmuwan bernama Fabricius dan dipublikasikan pada tahun 1780. Permukaan tubuh sycon ciliatum cenderung keras seperti batu.

Hewan ini memperoleh makanan dengan cara difusi dan menyerap oksigen melalui lubang tubuhnya. Contoh hewan porifera ini banyak dijumpai di dalam air asin yang kedalamannya tergolong rendah.

3. Microciona Sp

Microciona Sp
image by: alamy.com

Microciona Sp adalah salah satu hewan porifera yang struktur tubuhnya tersusun dari berbagai macam spikula.

Selain itu, tubuh Microciona Sp juga tersusun dari berbagai bentuk spongin. Microciona Sp merupakan jenis kelas terbanyak atau terbesar dari seluruh hewan porifera yang ada di dunia. Jenis porifera ini adalah satu-satunya hewan berpori yang mampu hidup di air tawar.

4. Euplectella

Euplectella
Euplectella image by: upload.wikimedia.org

Euplectella merupakan hewan porifera yang strukturnya disusun oleh serabut sponging. Hewan ini mempunyai pigmen pada bagian tubuhnya yang berguna sebagai pelindung spons dari sinar matahari.

Bentuk tubuh porifera Euplectella cenderung tidak beraturan.
Selain tersusun dari sponging, struktur tubuh hewan ini juga terdiri dari spikula. Tipe saluran pada tubuh Euplectella adalah leucon dan sycon.

5. Euspongia Officinalis

Euspongia Officinalis
Euspongia Officinalis image by: c8.alamy.com

Pada tubuh hewan porifera euspongia officinalis terdapat lubang kecil atau porus dan lubang faro.

Lubang pada tubuh porifera tersebut memiliki fungsi sebagai pembawa zat kapur. Selain itu, lubang faro dan porus juga mengandung zat kapur.

Struktur tubuh jenis porifera ini paling sederhana dibandingkan dengan hewan porifera lainnya.

Euspongia officinalis hanya memiliki satu lapisan tubuh dan biasa hidup di perairan laut yang dangkal. Dapat dikatakan bentuk dan struktur jenis porifera ini paling unik dan berbeda dengan yang lainnya.

6. Spongilla Prespensis

Spongilla Prespensis
image by: upload.wikimedia.org

Contoh hewan porifera ini tergolong ke dalam kelas demospongiae. Pori-pori yang dimiliki oleh spongilla prespensis berfungsi untuk membantu berdifusi ketika mencari makanan.

7. Pheronema Sp

Pheronema Sp
image by: http://dsbsoc.org

Spikula yang dimiliki oleh jenis porifera ini mengandung zat kersik atau berbagai macam benang silikat.

Bentuk pheronema sp ialah triaxon dan terdiri dari enam cabang. Jika dilihat sekilas, pheronema sp bentuknya menyerupai gelas atau silinder dengan corong.

8. Grantia

Grantia
image by: c8.alamy.com

Grantia adalah salah satu hewan porifera yang berasal dari kelas calcarea. Sama seperti sycon ciliatum, jenis porifera ini juga ditemukan pada tahun 1780 oleh ilmuwan bernama Fabricius. Permukaan tubuh grantia sangat keras seperti batu.

Dari sederet contoh hewan porifera tersebut, hampir semuanya hidup di perairan laut. Porifera termasuk ke dalam hewan heterotrof dan tidak memiliki dinding sel.

Ciri paling khas yang dimiliki porifera ialah terdapat rongga atau pori-pori pada tubuhnya. Pori-pori tersebut berfungsi untuk membawa makanan serta oksigen masuk ke dalam tubuh porifera.