7 Contoh Hewan Ovovivipar Lengkap Dengan Penjelasannya

Contoh Hewan Ovovivipar
Image by: thoughtco.com

Warta News – Contoh hewan ovovivipar merupakan jenis hewan yang berkembangbiak dengan cara kombinasi antara ovipar(bertelur) dan melahirkan (vivipar).

Hewan dapat dikelompokkan menjadi 3 macam kelompok berdasarkan cara perkembangbiakannya. Cara perkembangbiakan hewan tersebut ialah dengan cara melahirkan(vivipar), bertelur(ovipar), dan gabungan antara melahirkan dan bertelur (ovovivipar).

Pengertian Hewan Ovovivipar

Ovovivipar merupakan reproduksi atau perkembangbiakan pada mahluk hidup terutama hewan dengan cara gabungan antara bertelur dan melahirkan.

Maksudnya ialah embrio hewan berkembang dalam telur yang berada di dalam tubuh induk. Setelah beberapa saat, telur akan menetas di dalam tubuh induknya lalu keluar dari tubuh induknya sebagai individu baru atau anak.

Embrio yang dapat tumbuh dan berkembangbiak di dalam telur inilah yang menjadi ciri khusus dari hewan ovovivipar. Di dalam telur tersebut terkandung nutrisi yang dijadikan sebagai cadangan makanan agar embrio dapat terus berkembang. Butuh beberapa saat agar telur siap untuk menetas dan keluar dari tubuh induknya.

Ciri ciri Hewan Ovovivipar

Sebenarnya hewan ovovivipar tidak memiliki ciri khusus, namun yang membedakan ialah proses pembuahan pada hewan. Telur hewan ovovivipar berkembang dan menetas di dalam tubuh induk merupakan ciri utamanya. Adapun ciri-ciri hewan ovovivipar lainnya yang dapat digunakan untuk menentukan contoh hewan ovovivipar:

1. Setelah pembuahan terbentuk telur dan telurnya berkembang di dalam tubuh induk.

2. Telur menetas di dalam tubuh induk, namun ada yang dikeluarkan dari tubuh induk berupa telur dan akan langsung menetas.

3. Zigot yang tumbuh menjadi embrio terjadi di dalam telur.

4. Embrio mendapat cadangan makanan dari dalam telur, bukan dari tubuh induk.

5. Proses pembuatan individu baru dilakukan secara generative.

6. Telurnya ada yang menetas di dalam tubuh induk dan ada yang dikeluarkan terlebih dahulu baru kemudian menetas.

Contoh Hewan Ovovivipar dan Penjelasan

Contoh hewan ovovivipar atau hewan yang berkembangbiak secara bertelur dan melahirkan, antara lain:

Ikan Pari

ikan pari
image by: britannica.com

Ikan pari merupakan salah satu contoh hewan ovovivipar yang tergolong ke dalam jenis ikan laut. Ikan pari betina akan dibuahi oleh ikan pari jantan sehingga dapat menghasilkan telur. Telur yang dihasilkan dari pembuahan tersebut tidak akan langsung dikeluarkan atau dibiarkan menetas di dalam tubuh ikan pari betina.

Telur yang ada di dalam ikan pari tersebut akan dikeluarkan dari kandungan pada saat sudah mencapai titik optimal. Pada saat telur dikeluarkan dari tubuh betina maka telur akan langsung menetas menjadi anak ikan pari. Keunikan yang dimiliki ikan pari ialah waktu pembuahannya sangat cepat yakni hanya sekitar 90 detik sedangkan masa kehamilannya 9-12 bulan.

Bunglon

Bunglon
image by: mediasulut.co

Contoh hewan ovovivipar selanjutnya ialah bunglon yang merupakan hewan dengan kemampuan kamuflasenya. Akan tetapi tidak semua bunglon berkembangbiak dengan cara ovovivipar, umumnya bunglon berkembangbiak secara ovipar. Karena jenis bunglon ada banyak sekali maka ada sebagian jenis bunglon yang berkembangbial secara ovovivipar.

Kemampaun bunglon dalam berkamuflase bertujuan untuk mengelabuhi mangsa atau musuhnya dengan cara merubah warna tubuh sesuai lingkungan. Pada reproduksi bunglon akan dihasilkan embrio berbentuk telur yang disimpan di dalam induk bunglon. Sama seperti ikan pari, telur bunglon akan dikeluarkan pada titik optimal dan langsung menetas menjadi individu baru.

Platypus

Platypus
image by: forbes.com

Platypus merupakan contoh hewan ovovivipar yang termasuk ke dalam hewan endemik dan banyak dijumpai di daerah Australia. Tahukah Anda bahwa platypus adalah salah satu hewan yang telah mengalami evolusi dari kelas aves menjadi mamalia? Sehingga meskipun hewan ini merupakan hewan mamalia, namun juga berkembangbiak dengan cara bertelur.

Proses reproduksi dan pembuahannya sama seperti hewan ovovivipar lainnya yakni setelah terjadi pembuahan akan terbentuk embrio. Embrio tersebut akan berkembang di dalam telur dan mendapat nutrisi dari cadangan makanan telur. Uniknya perkembangan telur platypus sangat singkat yakni hanya sekitar 10-14 hari saja masa kehamilannya.

Ikan Guppy

ikan guppy
image by: pinimg.com

Ikan guppy merupakan salah satu contoh hewan ovovivipar yang termasuk ke dalam kelas pisces. Meski pada umumnya kelas pisces berkembangbiak dengan cara ovipar, namun ikan yang satu ini berbeda. Proses pembuahan dan reproduksinya sama dengan hewan ovovivipar lainnya dan memiliki periode kehamilan sekitar 21-30 hari.

Akan tetapi masa kehamilan atau waktu yang dibutuhkan untuk telur berkembang tidak selalu sama dengan yang ditentukan. Hal tersebut dikarenakan kestabilan suhu air dapat mempengaruhi perkembangan telur ikan guppy. Jangka waktu kehamilan ikan guppy bisa lebih cepat atau lebih lambat jika suhu air tidak stabil.

Kuda Laut

kuda laut
image by: gustavomirabalcastro.online

Kuda laut merupakan hewan ovovivipar yang sangat unik jika dibandingkan dengan hewan lainnya. Umumnya hewan yang akan mengandung calon anak ialah betina, namun kuda laut jantan lah yang akan mengandung. Hal ini menjadi ciri khas yang dimiliki oleh kuda karena laut karena sangat jarang ditemukan pada hewan lainnya.

Kuda laut jantan memiliki kantung seperti pada kanguru, namun kantung kuda laut terletak di dalam tubuhnya. Hal tersebut menyebabkan kuda laut jantan yang dapat dan harus mengandung calon anaknya. Pembuahan terjadi ketika donad pada kuda laut betina sudah matang dan disalurkan ke kantung sang jantan. Jumlah telur yang dihasilkan sangat banyak yakni sekitar 50-200 butir.

Salamander

salamander
image by: idntimes.com

Hewan ini memiliki bentuk fisik yang mirip dengan kadal bahkan sebagian orang ada yang tidak bisa membedakannya. Perbedaannya ialah tubuh salamander lebih ramping dibandingkan dengan tubuh kadal. Salamander merupakan hewan yang gemar hidup di tempat yang lembab atau berair. Ciri lain yang dimiliki salamander ialah ekornya panjang dan hidungnya pendek.

Salamander dikategorikan ke dalam kelas amfibi karena dapat hidup di perairan maupun darat. Sampai saat ini belum ada informasi terpercaya mengenai waktu kehamilan salamander meskipun sudah jelas bahwa hewan ini berkembangbiak secara ovovivipar. Terdapat salamander jenis Alpin yang hidup pada ketinggian 600-1000 mdpl memiliki masa kehamilan sekitar 2 tahun.

Ular Boa

ular
image by: bbci

Hewan ini merupakan salah satu contoh hewan ovovivipar yang berasal dari kelas reptile. Pada umumnya ular akan berkembangbiak dengn cara ovipar, namun ular boa berbeda dengan ular lainnya. Ular boa berkembangbiak secara ovovivipar ketika usianya sudah mencapai 2-3 tahun. Setelah terjadi pembuahan telur disimpan selama sekitar 6 bulan hingga menetas.

Setelah 6 bulan telur ular boa akan dikeluarkan dari dalam tubuh induknya dan langsung menetas menjadi individu baru. Ada sekitar 10-40 butir telur ular boa dalam sekali kehamilannya. Ular boa yang sudah menetas biasanya berukuran sekitar 50-60 cm panjanganya. Keunikan yang dimiliki ular boa ialah ketika masa kawin hewan ini akan berubah menjadi sangat agresif.

Dapat disimpulkan bawah ontoh hewan ovovivipar adalah berbagai macam hewan yang berkembangbiak secara gabungan antara bertelur dengan melahirkan.

Setelah terjadi pembuahan, embrio calon anak akan berbentuk telur dan mengalami perkembangan di dalam tubuh induk. Dalam jangka waktu tertentu, sesuai jenis hewan, telur akan menetas lalu individu baru akan dikeluarkan dari tubuh induk.