12 Alat Musik Jawa Tengah Lengkap Beserta Penjelasannya

Alat Musik Jawa Tengah
image by: wikimedia.org

Warta News – Alat musik Jawa Tengah merupakan kebudayaan tradisional yang sampai saat masih banyak digunakan dan dimainkan.

Masyarakat Jawa Tengah dikenal sangat produktif dalam bidang kesenian. Oleh karena itu, Jawa Tengah memiliki berbagai macam alat musik yang khas.

Pada kesempatan kali ini Anda akan mengetahui tentang sejarah serta beberapa contoh alat musik Jawa Tengah.

Sejarah Alat Musik Jawa Tengah

Sejarah alat musik Jawa Tengah diawali dengan keberadaan gamelan. Cikal bakal alat musik tradisional Jawa Tengah ialah pada masa kebudayaan Hindu-Buddha.

Pada saat kebudayaan Hindu-Buddha mendominasi negara Indonesia, disitulah banyak bermunculan musik khas Jawa Tengah. Instrumen musik pada zaman itu masih berkembang hingga sampai saat ini.

Musik tradisional Jawa Tengah juga dipengaruhi dari India Barat, yakni pada gaya bernyanyi.

Menurut mitologi Jawa, Sang Hyang Guru yang merupakan seseorang yang membuat gamelan. Sang Hyang Guru ialah dewa yang berperan sebagai raja di seluruh daerah Jawa pada masa itu.

Raja yang menguasai Jawa tersebut berasal dari Gunung Lawu yang dulunya disebut sebagai pegunungan Maedra.

Sang Hyang Guru pada saat itu menciptakan gong yang berguna sebagai sinyal untuk memanggil dewa-dewa lain.

Sejarah alat musik Jawa Tengah juga dapat dijumpai di Candi Borobudur. Pada abad ke-8 telah ditemukan sebuah ansambel musik pada candi tersebut. Alat musik di Candi Borobudur di antaranya ialah lonceng, drum, seruling, gambus, dan masih banyak lagi.

Instrumen ansambel musik tersebut dijadikan bentuk gamelan karena tidak terdapat jenis alat musik xylophone dan metalofon.

Kemudian ansambel musik tersebut ditetapkan sebagai alat musik tertua di Jawa Tengah. Selain itu, ditemukan juga Kodok Ngorek dan Munggang gamelan pada abad ke-12.

Macam-Macam Alat Musik Jawa Tengah

Ada cukup banyak alat musik tradisional Jawa Tengah yang hingga sampai saat ini masih sering digunakan. Berikut beberapa contoh alat musik khas Jawa Tengah:

1. Kendang

kendang
image by: https://dunia-kesenian.blogspot.com/2014/11/pengertian-alat-musik-kendang-gendang.html

Contoh alat musik Jawa Tengah yang pertama ialah kendang. Salah satu instrumen dalam gamelan ini dimainkan dengan memakai tangan saja atau tidak menggunakan alat bantu khusus. Terdapat beberapa macam jenis kendang, yakni ketipung, kebar, dan kendang kalih.

Ketipung merupakan jenis kendang yang bentuknya paling kecil. Kebar adalah kendang yang bentuknya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil atau menengah.

Sedangkan kendang yang paling besar ialah kendang kalih. Sebenarnya alat musik ini juga populer di daerah Jawa Barat atau suku sunda.

2. Bonang

alat musik bonang
image by: https://www.wajibbaca.com/2018/12/bonang.html

Bonang merupakan salah satu instrumen yang terkenal di degung gamelan sunda. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul di bagian atasnya.

Terdapat bentuk menonjol pada bagian atas bonang dan biasanya disebut sebagai pencon. Ada dua alat khusus (bindi) yang berguna untuk memukul atau menabuh bonang.

3. Slenthem

alat musik Slenthem
image by: rajinlah.id

Slenthem merupakan alat musik Jawa Tengah yang juga tergolong ke dalam instrumen gamelan.

Beberapa masyarakat menyebut alat musik ini dengan sebutan gender panembung. Terdapat dua variasi yang dimiliki slenthem, yakni pelog dan slendro. Bentuk alat musik ini berupa lembaran logam yang ada pada untaian tali.

Lembaran logam tersebut diletakkan di atas sebuah tabung. Cara memainkan slenthem ialah dengan menabuh menggunakan alat pemukul khusus. Suara yang dihasilkan oleh alat musik ini berupa degungan gema dan rendah.

4. Gong

gong
image by: satujam.com

Gong merupakan alat musik tradisional yang sering digunakan pada acara wayangan. Sebenarnya alat musik ini juga terkenal di Jawa Barat.

Pembuatan alat musik gong cukup rumit, karena gong yang telah ditempa belum tentu bisa disesuaikan nadanya. Gong akan dikerok menjadi lebih tipis lapisannya untuk menyesuaikan nadanya.

Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul memakai alat pemukul khusus. Biasanya alat pemukul gong terbuat dari kayu serta dilapisi dengan kain.

5. Kempul

kempul
image by: http://encyclopedia.jakarta-tourism.go.id

Kempul adalah alat musik yang disusun secara menggantung bersamaan dengan gong. Oleh karena itu, alat musik ini juga menjadi bagian dari gamelan.

Cara memainkan kempul ialah dipukul atau ditabuh dengan pemukul khusus. Kempul tergolong ke dalam jenis instrumen keras dalam gamelan.

6. Celempung

Celempung
image by: http://ngamumulebudaya.blogspot.com/2017/04/sejarah-celempung.html

Alat musik celempung dimainkan dengan cara dipetik. Terdapat sebuah bingkai yang menyerupai gerobongan pada celempung.

Sebenarnya di Jawa Barat juga terdapat alat musik bernama celempung. Namun, celempung di Jawa Barat dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul.

7. Siter

siter
image by: wikipedia

Salah satu alat musik Jawa Tengah ini sangat berkaitan dengan alat musik kecapi yang asalnya dari Sunda.

Nama siter berasal dari bahasa Belanda yaitu “citer”, artinya ialah celempung. Oleh karena itu, siter dimainkan bersamaan dengan celempung.

Kedua alat musik tersebut berguna sebagai instrumen yang memainkan melodi berdasarkan balungan dan juga cengkok.

Kecepatan untuk memainkan siter dan celempung sama, yakni tempo cepat. Cara memainkan siter ialah dengan dipetik.

8. Suling

Suling
image by: lazada

Suling merupakan alat musik tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari bambu. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup.

Adapun suling modern yang terbuat dari bahan emas dan perak. Suling dapat menghasilkan suara yang sangat khas serta dapat dipadukan dengan berbagai macam alat musik lainnya.

9. Gender

gender
image by: jatengpost.com

Gender adalah alat musik tradisional yang tergolong ke dalam komponen gamelan di Bali dan Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Alat musik ini dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul dengan alat pemukul khusus. Bentuk gender berupa logam kuningan yang membentuk nada dan digantung dengan jumlah 10 hingga 14.

Gender mempunyai nada yang berbeda-beda, yakni tergantung pada tangga nada yang dipakai.

Pada gamelan Jawa terdapat tiga gender yang memiliki nada berbeda-beda, yakni pelog pathet nem & lima, slendro, serta pelog pathet barang.

10. Kenong

kenong
image by: dictio.id

Kenong merupakan bagian dari gamelan Jawa. Alat musik kenong mempunyai fungsi untuk menegaskan sebuah irama dan juga menentukan batas gatra. Kenong memiliki ukuran yang besar, namun suara yang dihasilkan rendah.

Terdapat timber yang juga menghasilkan suara nyaring dan khas.Cara memainkan alat musik kenong ialah ditabuh atau dipukul dengan memakai pemukul bantuan.

11. Gambang

gambang
image by: pinimg.com

Gambang merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu atau kayu. Bentuk alat musik gambang menyerupai bentuk perahu. Terdapat 17 hingga 21 bilah, dimana bilah yang paling besar menunjukkan nada terendah dan sebaliknya.

Gambang dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul dengan memakai alat pemukul khusus. Alat pemukul gambang dibalut dengan kain pada bagian ujungnya. Hal tersebut bertujuan supaya tidak merusak kepingan logam.

12. Rebab

rebab
image by: percepat.com

Contoh alat musik Jawa Tengah yang terakhir ialah rebab. Alat musik ini sudah dikenal sejak abad ke-8 ketika terjadi penyebaran agama Islam di Indonesia. Bentuk rebab ialah panjang dan terdapat bulatan di ujungnya seperti gitar.

Permukaan tubuh rebab dilapisi dengan kulit hewan.Rebab dimainkan dengan cara dipetik dan ada juga jenis rebab yang dimainkan dengan cara digesek.

Kebanyakan alat musik tradisional Jawa Tengah merupakan komponen dari gamelan. Biasanya alat musik tersebut digunakan dalam berbagai kegiatan kebudayaan, misalnya wayang.