Kisah Nabi Daud Singkat dan Lengkap Serta Mukjizatnya

Kisah Nabi Daud
image by: republika.co.id

Warta News – Kisah Nabi Daud berhubungan erat dengan Bani Israil. Beliau adalah keturunan ke-12 dari Nabi Ibrahim yang diutus Allah untuk memimpin kaum tersebut.

Sebab, setelah Nabi Musa dan Nabi Harun wafat, Bani Israil mengalami penurunan drastis dalam hal iman dan akhlak. Sejarah tentang Nabi Daud juga tidak terlepas dari dua raja yaitu Raja Thalut dan Raja Jalut.

Kisah Kelahiran Nabi Daud

Nabi Daud dilahirkan sekitar tahun 1040 sebelum masehi di Betlehem. Kedua orang tua beliau merupakan penduduk biasa dan bekerja sebagai penggembala domba.

Saat Nabi Daud menginjak usia remaja, beliau membantu orang tuanya menggembalakan domba-domba tersebut.

Tidak lama kemudian, Nabi Daud berhenti menjadi penggembala dan bergabung menjadi tentara kerajaan.

Kisah Nabi Daud Melawan Pasukan Jalut

Suatu waktu, Bani Israil yang mengusulkan kepada Nabi Syami’un soal penunjukkan seorang raja.

Nabi Syami’un adalah nabi utusan Allah setelah wafatnya Nabi Musa dan Nabi Harun. Alasan permintaan tersebut karena mereka ingin menyingkirkan raja yang zalim bernama Jalut.

Thalut merupakan orang terpilih yang dinobatkan menjadi raja. Bani Israil sempat menolak tetapi Nabi Syami’un menegaskan bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik.

Setelah itu, Thalut mulai mengundang para pemuda tangguh dan terbaik untuk dijadikan bala tentara perang. Tahukah Anda kalau pemuda bernama Daud ada di antaranya?

Bergabungnya Nabi Daud ke tentara perang Thalut disebabkan oleh Nabi Syami’un yang merekomendasikannya.

Pemuda putra Yisya dari Betlehem tersebut memiliki ciri-ciri yang Allah tampakkan kepada beliau. Walaupun masih berusia belia, tetapi Allah sudah takdirkan ia untuk membunuh Jalut.

Langkah beliau maju ke medan perang dipermudah setelah Nabi Syami’un menjelaskan alasannya kepada Raja Thalut.

Setelah itu, resmilah Daud masuk ke kancah peperangan untuk melawan bala tentara Jalut.

Dalam hal kuantitas, pasukan Thalut jelas kalah telak. Kisah Nabi Daud memerangi pasukan Jalut memberikan pelajaran bahwa Allah akan menolong para hamba yang beriman.

Sebelum berperang, Raja Thalut berdoa kepada Allah untuk diberikan kemudahan dan kekuatan.

Rasa takut dan pendirian yang sempat goyah serasa menguat sehingga bala tentara Thalut berperang sekuat tenaga.

Tidak disangka, Daud yang hanya mengandalkan ketapel justru mampu mengalahkan raja zalim, Jalut.

Ketapel yang dilempar oleh Nabi Daud ampuh membunuh Jalut atas izin Allah. Berkat kemenangan bala tentara Thalut, Bani Israil pun bebas dari raja yang zalim.

Raja Thalut sangat bangga kepada Daud dan mengangkatnya sebagai panglima tempur sekaligus menantu. Setelah Thalut wafat, Daud menggantikannya menjadi seorang raja.

Kisah Nabi Daud Menerima Risalah Kenabian dan Berdakwah

Nabi Daud risalah kenabian adalah saat usia beliau mencapai 40 tahun. Sebelum itu, Nabi Daud telah menjadi raja yang penuh keberanian, kebijaksanaan dan keadilan.

Baitul Maqdis beliau pilih menjadi ibu kota kerajaan. Setelah diangkat sebagai nabi, Allah menganugerahkan kitab Zabur.

Setelah wahyu turun, kisah Nabi Daud berdakwah pun dimulai. Beliau mengajarkan ajaran Allah yang tertulis dalam Kitab Zabur kepada Bani Israil.

Kehadiran beliau sebagai raja sekaligus nabi sangat dicintai oleh kaumnya. Nabi Daud dianugerahi kecerdasan dan kebijaksanaan dalam memimpin.

Nabi Daud mampu mengadili suatu perkara yang terjadi di antara umatnya dengan baik. Beliau juga menginisiasi pembangunan Baitul Maqdis yang berlokasi di Yerusalem.

Nantinya, penyempurnaan bangunan akan dilakukan oleh putra beliau yang bernama Nabi Sulaiman.

Kisah Nabi Daud dan Mukjizatnya

Berikut mukjizat yang Allah anugerahkan kepada Nabi Daud:

1. Kitab Zabur

Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Daud berupa kitab Zabur. Semua umat Islam termasuk Anda wajib mengimani salah satu kitab suci ini.

Kitab Zabur berisi rangkaian dzikir dan doa yang Allah syriatkan, sejarah umat yang terdahulu, nasihat, dan hikmah.

2. Suara yang Merdu

Nabi Daud dikaruniai suara yang sangat merdu oleh Allah dan tidak ada satupun yang menandingi.

Nabi Daud melantunkan isi kitab Zabur dengan suara yang begitu merdu dan halus. Semua makhluk yang mendengar merasa tenang dan damai.

Kisah Nabi Daud menyembuhkan orang sakit pun disebabkan karena suara beliau yang merdu.

3. Menjadi seorang Raja

Penobatan Nabi Daud menjadi seorang raja adalah salah satu mukjizat dari Allah. Beliau memiliki ketelitian baik dalam bertindak maupun beribadah, kesempurnaan dalam hal ilmu, kemampuan dalam berlaku adil dan kebijaksanaan yang tinggi.

4. Gunung-Gunung yang Bertasbih

Allah memerintahkan gunung-gunung bertasbih seperti yang beliau lantunkan pada setiap dua waktu yaitu pagi dan sore.

Allah berfirman dalam surat Saba ayat 10 sampai 11, penggalan artinya yakni “Hai gunung-gunung, bacalah tasbih berulang bersama Daud.”

Dalam surat Al-Anbiya ayat ke 79 sampai 80 termuat kisah Nabi Daud tasbihnya diikuti oleh gunung dan burung.

Penggalan artinya yaitu “Kami telah tundukkan gunung-gunung beserta burung-burung. Semuanya bertasbih bersamaan dengan Daud.”

5. Melenturkan Besi

Besi adalah benda yang sangat keras. Bahkan, orang-orang harus membakarnya terlebih dahulu saat akan membentuk sesuatu.

Namun, berbeda halnya dengan Nabi Daud yang dengan tangan kosong sudah mampu membuatnya lunak. Besi tersebut kemudian dibentuk menjadi baju besi oleh beliau.

Dalam surat Saba ayat 10 sampai 11, Allah menceritakan kisah Nabi Daud yang melelehkan besi. Allah berfirman: “Kami telah melunakkan besi padanya, buatlah baju besi yang besar.”

Kenikmatan yang dimiliki Nabi Daud dapat memudahkan beliau dalam membuat baju yang menjadi tameng saat berperang.

Pembuatan baju besi tanpa perlu menggunakan palu. Melalui petunjuk Allah, beliau memegang besi seperti halnya benang lalu menganyam hingga terbentuklah baju zirah.

Kisah Nabi Daud Melakukan Amalan Terbaik

Selain akhlak beliau yang patut diteladani, cara beliau beribadah juga memiliki keutamaan yang patut diikuti. Allah pun sangat mencintai ibadah yang Nabi Daud lakukan, seperti:

1. Puasa Daud

Diberi nama puasa Daud tidaklah tanpa alasan. Sebab, puasa tersebut memang diperkenalkan oleh Nabi Daud. Sistem puasa yang beliau rutin terapkan adalah berjeda sehari, hari ini berpuasa kemudian lusa baru berpuasa lagi.

Hadist shahih Bukhari dan Muslim menerangkan bahwa “Puasa yang disukai oleh Allah adalah puasa Daud.”

Selanjutnya, Rasulullah juga menganjurkan untuk berpuasa Daud dibanding dengan puasa setiap hari sekalipun kuat menjalani. Menurut beliau, puasa Daud adalah amalan yang paling afdhal.

2. Sholat Malam

Nabi Daud juga sangat rajin menunaikan sholat tahajjud. Beliau sangat pandai membagi waktu sehingga dalam riwayat Nabi Daud, tidak pernah sekalipun absen sholat malam.

Cara beliau agar tetap konsisten adalah dengan menerapkan sistem tidur awal hingga pertengahan malam. Setelah itu, pada sepertiga malam beliau bangun untuk menunaikan sholat.

Selepas sholat tahajjud, beliau memanfaatkan seperenam malam untuk tidur kembali. Kemudian, bangun untuk menyambut sholat subuh.

Intinya, Nabi Daud melakukan tiga pembagian sepanjang malam. Pertama, beliau gunakan untuk tidur selanjutnya untuk sholat malam dan ketiga dimanfaatkan untuk istirahat kembali.

Setelah sholat malam, Nabi Daud tidak lantas terjaga sampai waktu subuh. Dengan mengistirahatkan lagi tubuhnya, maka saat subuh akan jauh lebih segar. Pembagian waktu semacam ini, patut juga untuk Anda terapkan.

Nabi Daud memiliki kebijaksanaan, keadilan, kegigihan dan keberanian yang patut diteladani.

Selain itu, Anda juga dapat meniru cara beliau beribadah. Sistem puasa Daud sangat tidak memberatkan. Pembagian malam beliau pun sangat efektif agar tetap lancar menunaikan ibadah.